TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengusulkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah pesisir sebagai langkah memperkuat pengawasan perbatasan laut.
Usulan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, dalam pertemuan Komisi II DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Rabu (4/2/2026).
“Kalau boleh, dibangun PLBN pesisir di Kampung Torasi. Pos Angkatan Laut yang ada bisa ditingkatkan menjadi PLBN laut,” kata Paskalis.
Ia menjelaskan, wilayah perairan Papua Selatan rawan aktivitas ilegal seperti penangkapan ikan ilegal. Selain itu, laut Papua Selatan juga berbatasan langsung dengan Australia dan memiliki posisi strategis bagi kedaulatan negara.

Selain di laut, Paskalis juga menyoroti kondisi perbatasan darat yang masih memiliki banyak jalan setapak atau jalan tikus. Jalur-jalur tersebut kerap dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan, termasuk narkotika dari Papua Nugini.
“Memang biasanya masyarakat menolak penambahan pos keamanan, tapi ini perlu karena banyak jalan tikus yang memudahkan akses barang terlarang masuk,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, mengatakan kunjungan pihaknya ke Merauke dan PLBN Sota bertujuan menyerap aspirasi dan melihat langsung kondisi perbatasan.
Ia menilai, kawasan perbatasan seharusnya menjadi wajah negara, bukan wilayah yang tertinggal. Karena itu, seluruh masukan dari Papua Selatan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat pusat. (***)




