TIFFANEWS.CO.ID – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Selatan dijadwalkan menggelar pelantikan pengurus pertamanya pada Jumat (6/2/2026) mendatang, mulai pukul 14.00 WIT. Pelantikan ini menjadi momentum awal kebangkitan pengusaha muda, khususnya Orang Asli Papua (OAP), dalam membangun kemandirian ekonomi di Papua Selatan.
Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Akbar Himawan Buchari. Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan dijadwalkan hadir, mulai dari jajaran pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten, Forkopimda, TNI–Polri, DPR, hingga MRP Papua Selatan. Kehadiran lintas unsur tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan pengusaha lokal Papua.

Ketua Umum terpilih BPD HIPMI Papua Selatan, Nickson Pampang, menegaskan bahwa HIPMI bukan organisasi eksklusif bagi pengusaha besar, melainkan rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha, termasuk pengusaha kecil atau yang kerap disebut sebagai “kaki abu”.
“HIPMI hadir untuk membangun jejaring, kolaborasi, dan sinergi antar pengusaha muda. Kami ingin pengusaha OAP, meski dimulai dari usaha kecil, bisa tumbuh menjadi pengusaha menengah hingga besar, bahkan menjadi bos di usaha mereka sendiri,” ujarnya.
Menurut Nickson, pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal penguatan struktur organisasi HIPMI di Papua Selatan. Untuk tingkat cabang (BPC), tahapan pengajuan Surat Keputusan (SK) telah disiapkan dan akan segera dikirim ke pusat. Selanjutnya, pelantikan BPC HIPMI di empat kabupaten Papua Selatan akan dijadwalkan secara bertahap.
Selain agenda pelantikan, panitia juga mengemas kegiatan dengan konsep yang mengedepankan nilai ekonomi kreatif dan budaya lokal. Sejumlah UMKM lokal akan dilibatkan melalui pameran produk, disertai penayangan video pengenalan budaya Papua Selatan yang akan disaksikan langsung oleh pengurus pusat HIPMI.
“Kami libatkan UMKM lokal agar mereka bisa menjadi role model bagi UMKM di empat kabupaten. Harapannya, kegiatan ini menarik perhatian media dan membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal Papua Selatan,” kata Nickson.
Ia menambahkan, HIPMI Papua Selatan ingin menjadi wadah aspirasi pengusaha muda OAP, sekaligus jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah. Melalui forum ini, diharapkan lahir kebijakan dan dukungan konkret yang berpihak pada pengusaha lokal.
“Kami ingin membuktikan bahwa tidak ada alasan untuk tidak mendukung pengusaha muda Orang Asli Papua. Tujuan akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pelantikan ini bersifat terbuka untuk umum. Masyarakat diundang hadir untuk menyaksikan langsung karya dan produk UMKM Papua Selatan, sekaligus menjadi bagian dari semangat kebangkitan pengusaha muda daerah.
“Mari bergabung dengan HIPMI Papua Selatan. Kita bangun jaringan, bangun usaha bersama, dengan tenang dan penuh sukacita, demi kejayaan usaha kita masing-masing,” tutup Nickson. (Djo)




