TIFFANEWS.CO.ID – Strategi optimalisasi lahan pertanian, peningkatan produksi, hingga stabilisasi harga menjadi kunci penguatan ketahanan pangan di Provinsi Papua Selatan.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino, S.IP., MT., menjelaskan, sejumlah langkah strategis dijalankan secara terukur dan berkelanjutan untuk memastikan swasembada pangan berjalan efektif.
Optimalisasi lahan pertanian produktif difokuskan pada wilayah sentra seperti Merauke yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan Papua Selatan. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan produksi secara signifikan tanpa mengabaikan keberlanjutan lahan.

Selain itu, kolaborasi erat dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta pemerintah daerah memastikan dukungan benih unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan) dapat dimanfaatkan maksimal oleh petani.
Pendampingan intensif melalui pelatihan teknologi pertanian modern dan manajemen usaha tani juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas petani. Penguatan infrastruktur irigasi dan sistem distribusi turut diperkuat agar hasil produksi tidak hanya meningkat, tetapi juga terserap pasar dengan baik.
“Prestasi paling menonjol adalah peningkatan signifikan produksi padi dan komoditas strategis lainnya, sehingga Papua Selatan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya dalam wawancara melalui telepon seluler, Jumat (27/2/2026).
Ia menambahkan bahwa stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, termasuk saat menghadapi tantangan distribusi dan cuaca ekstrem. Program cetak sawah serta optimalisasi lahan rawa menjadi bagian dari langkah percepatan yang dilakukan pemerintah daerah.
Keberhasilan tersebut bahkan mendapat pengakuan nasional melalui Penghargaan Swasembada Pangan Tahun 2025 yang ditetapkan di Jakarta pada 12 Januari 2026 dan ditandatangani Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.


“Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi kebijakan, keberanian mengambil langkah percepatan, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor,” tutupnya.




