TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Seleksi CPNS Papua Selatan Sudah Transparan, Ini Penjelasan Kepala BKPSDM PPS
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Seleksi CPNS Papua Selatan Sudah Transparan, Ini Penjelasan Kepala BKPSDM PPS
BERITAPPS

Seleksi CPNS Papua Selatan Sudah Transparan, Ini Penjelasan Kepala BKPSDM PPS

Last updated: 15/07/2025 - 21:20
By Ronny Tiffa News
Share
Albert Rapami menyampaikan dengan tegas bahwa seluruh proses seleksi CPNS, termasuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dijalankan berdasarkan sistem nasional yang dikelola langsung oleh SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara).
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Audiensi sengit terjadi antara Kepala  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Selatan, Albert Rapami, dan sekelompok pencari kerja yang memprotes hasil seleksi CPNS tahun 2024. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Gubernur Papua Selatan, perdebatan memuncak saat peserta audiensi mendesak penundaan hasil seleksi dengan tuduhan ketidaktransparanan dan diskriminasi terhadap Orang Asli Papua (OAP).

Albert Rapami menyampaikan dengan tegas bahwa seluruh proses seleksi CPNS, termasuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dijalankan berdasarkan sistem nasional yang dikelola langsung oleh SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara). Ia menegaskan, BKPSDM daerah tidak memiliki kewenangan mengubah atau memanipulasi nilai.

“Nilai peserta tidak kami pegang, dan tidak bisa kami otak-atik. Itu kewenangan pusat,” jelas Albert Rapami dalam audiens di Kantor Gubernur Papua Selatan, Selasa (15/7/2025).

Trending Now:  Penetapan Anggota MRP Papua Selatan, Pemangku Adat Suku Malind Sepakat Dukung Keputusan Gubernur

Merespons kasus-kasus individual seperti atas nama Marcelino dan Meri yang diangkat para pencari kerja, Albert membuka penjelasan detail. Ia mengatakan bahwa Marcelino memang lulus passing grade pada tahap SKD, namun sistem tidak lagi menghitung nilai SKB-nya karena adanya aturan integrasi nasional. Sementara untuk formasi OAP, sistem kelulusan mengacu pada peringkat atau ranking, bukan semata passing grade, sesuai Keputusan MenPAN-RB Nomor 350 Tahun 2024 yang khusus diberlakukan untuk wilayah Papua.

Audiensi di Kantor Gubernur Papua Selatan, Selasa (15/7/2025).

Lebih lanjut, ia mempertanyakan para peserta audiensi yang menuduh adanya pelamar non-OAP yang lolos di formasi OAP tanpa menunjukkan bukti konkret.

“Saya sudah berkali-kali sampaikan, kalau betul ada 170 nama non-OAP yang lolos di formasi OAP, tolong tunjukkan datanya,” ucapnya.

Rapami mencontohkan kasus nama yang disebutkan dalam rapat DPR, Siti Handayani, yang ternyata memiliki garis keturunan dari suku Marind berdasarkan marganya, Samkakai. Hal itu dibuktikan dengan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP) — lembaga yang memang memiliki kewenangan untuk menentukan status OAP atau bukan.

Trending Now:  Gugatan Terkait Hasil Seleksi MRP Papua Selatan di PTUN Jayapura Mulai Pemeriksaan Berkas

Albert juga mengaku bahwa pengumuman hasil telah dibuka ke publik melalui berbagai kanal, termasuk YouTube dan grup WhatsApp, untuk memastikan transparansi.

Namun, yang menjadi catatan krusial adalah pernyataan Wakil Gubernur Papua Selatan yang justru menyarankan penghapusan sistem peringkat dan mendorong penggunaan penuh passing grade. Pendapat ini dianggap kontradiktif terhadap kebijakan afirmatif untuk OAP, karena sistem passing grade justru berpotensi menyulitkan pelamar OAP yang secara statistik sering kali tertinggal dari segi nilai kompetensi nasional.

Albert menegaskan kembali bahwa keputusan sistem seleksi merupakan hasil konsultasi dengan Kementerian PAN-RB dan mengikuti regulasi nasional, termasuk kebijakan khusus untuk Tanah Papua.

“Kami sudah minta secara resmi agar sistem seleksi di Papua memperhatikan konteks lokal. Oleh karena itu, lahirlah Keputusan MenPAN-RB Nomor 350. Jadi kalau ada yang bilang ini tidak adil, tunjukkan buktinya, kami siap buka semuanya,” tegas Albert menutup pernyataannya.

Trending Now:  Targetkan Selesai April 2025, Pembangunan Rumah ASN Sedang Berlansung

Polemik seputar seleksi CPNS di Papua Selatan mencerminkan ketegangan antara keinginan keterbukaan dan keadilan afirmatif dengan tudingan-tudingan yang kerap tak dibarengi data valid. Perlu ruang dialog yang sehat dan berbasis bukti agar aspirasi dan regulasi dapat berjalan beriringan demi masa depan ASN yang berintegritas di Tanah Papua. (Ronny)

You Might Also Like

Murid dan Guru SD Masjid Raya YAMRA Merauke Rekreasi Kreatif di Pantai “Lampu Satu” 

RSUD Intan Jaya Jalani Akreditasi, Bupati dan Wakil Bupati Tunjukkan Dukungan Penuh

Bangun SD YPPGI, Pemkab Intan Jaya dan Warga Hitadipa Hadirkan Harapan Baru Pendidikan

Perindo Nilai Gugatan PSU Boven Digoel Keliru, Desak Percepat Pelantikan

TAGGED: Albert Rapami, CPNS, CPNS Papua Selatan, CPNS tahun 2024, MRP Papua Selatan
Ronny Tiffa News 15/07/2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love2
Sad0
Happy1
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Freeport Indonesia dan Stania Tandatangani Heads of Agreement Jual Beli Perak dan Timbal
Next Article Fokus Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-125 Hadirkan Harapan Baru
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Merah Putih Berkibar di Kampung Banti, Freeport dan Warga Rayakan HUT RI Ke-80

By bungben 6 days ago
Diduga Selingkuh dengan Istri Gubernur Papsel, Adik BTM Bakal Dilaporkan
PKS Papua Selatan Gelar Muswil Perdana, Fokus Isi 2 Dapil Kosong
Polres Merauke Masih Tangani Kasus Pengerusakan Kantor Telkom
Tim Fire & Rescue Freeport Indonesia Juara Umum IMERC 2025

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?