TIFFANEWS.CO.ID,- Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Papua Tengah, Natan Tebai, mengapresiasi pelaksanaan Festival Media (Fesmed) I yang digelar di Nabire pada 13–15 Januari 2026.
Kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP) ini dinilai menjadi ruang refleksi sekaligus edukasi bagi publik tentang pentingnya peran media di Tanah Papua.
“Festival Media ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat bahwa media memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial dalam kehidupan sosial dan pembangunan di Tanah Papua,” kata Natan kepada media, Senin, 12 Januari 2026.
Menurutnya, melalui Fesmed, karya-karya jurnalistik wartawan asli Papua diharapkan dapat ditampilkan secara lebih luas, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Natan menekankan pentingnya peran wartawan dalam mengangkat suara masyarakat yang hak-haknya terabaikan, terutama di tengah situasi konflik, keterbatasan akses layanan publik, dan berbagai persoalan sosial lainnya.
“Ketika wartawan mengangkat jeritan masyarakat yang terpinggirkan, di situlah peran media menjadi sangat penting untuk menyuarakan suara mereka,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar jurnalis di Papua tidak hanya memproduksi berita singkat (straight news), tetapi juga mengembangkan liputan mendalam, termasuk laporan investigatif.
Menurutnya, liputan kolaboratif dapat menjadi pilihan untuk menyoroti berbagai dinamika atau mengupas satu kasus secara komprehensif.
Selain aspek kualitas liputan, Natan mengingatkan pentingnya perhatian terhadap hak dan kesejahteraan wartawan, khususnya jurnalis Papua yang mengelola media lokal.
Ia berharap pihak-pihak yang menjalin kerja sama dengan media tetap menghormati independensi dan tidak membatasi ruang gerak wartawan.
“Saya pikir ini penting. Melalui Festival Media, kita diajak berefleksi sekaligus belajar untuk memperkuat kerja-kerja jurnalistik di Tanah Papua,” pungkasnya. [] AJW




