TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengajak masyarakat Distrik Kurik untuk bersatu dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan serta pembangunan yang terus berkembang, seiring ditetapkannya wilayah tersebut sebagai pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan.
Ajakan itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Bidang Pembangunan, Nelson Sasarari, saat mewakili Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Distrik Kurik, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutan mewakili Gubernur Apolo, Nelson menegaskan bahwa perubahan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari.
“Untuk itu, saya mengajak masyarakat di distrik ini mempersiapkan diri, keluarga dan lingkungan untuk menghadapi perubahan yang bakal terus terjadi di tempat ini,”kata Nelson.
Ia menambahkan, cepat atau lambat, siap atau tidak siap, masyarakat Distrik Kurik harus siap menghadapi perubahan karena hadirnya pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di distrik ini.

Menurutnya, salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Papua Selatan saat ini adalah penyelesaian akses transportasi guna mendukung konektivitas wilayah. Sesuai arahan Gubernur Apolo, pada tahun ini akan dilakukan pembangunan jalan dari Distrik Kurik menuju Kumbe dan selanjutnya ke Kali Bian.
Nelson menyampaikan bahwa masyarakat Distrik Kurik patut berbangga karena wilayahnya dipercaya menjadi pusat pemerintahan provinsi. Dengan posisi strategis tersebut, Distrik Kurik diharapkan menjadi wilayah yang lebih dahulu merasakan dampak pembangunan.
Dalam momentum HUT ke-29 ini, ia juga meminta Kepala Distrik beserta jajaran hingga para kepala kampung untuk bekerja berbasis data sampai ke tingkat kampung guna mendukung kebijakan pemerintah secara tepat sasaran.
“Kami berharap masyarakat Distrik lebih bersemangat, dan bersatu mendukung dan mengisi program-program pembangunan kedepan,”ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Selatan turut menyampaikan ucapan dirgahayu kepada Distrik Kurik yang genap berusia 29 tahun pada 12 Februari 2026.
Nelson menjelaskan, terdapat dua tujuan utama pembentukan pemerintahan, baik di tingkat kampung, distrik, kabupaten maupun provinsi. Pertama, memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan atau mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Kedua, mempercepat peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan.
Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan distrik lainnya, kemajuan Distrik Kurik dinilai lebih pesat. Bahkan, menurutnya, Distrik Kurik seharusnya dapat menjadi calon persiapan kabupaten lantaran masyarakatnya dinilai sigap dan memiliki semangat kerja sama yang baik dalam mendukung pembangunan. (***)




