TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Buka Rakor SMK, Apolo: Pendidikan Harus Seimbang Ilmu, Skill, dan Karakter
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Buka Rakor SMK, Apolo: Pendidikan Harus Seimbang Ilmu, Skill, dan Karakter
BERITAPPS

Buka Rakor SMK, Apolo: Pendidikan Harus Seimbang Ilmu, Skill, dan Karakter

Last updated: 09/04/2026 - 08:22
By Tiffa News
Share
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo saat memberikan sambutan di pembukaan Rakor Kepala SMK se-Tanah Papua.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mendorong peningkatan kualitas pendidikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala SMK se-Tanah Papua di Hotel Halogen Merauke, Rabu (8/4/2026).

Rakor ini diikuti para Kepala SMK dari enam provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

Dalam sambutannya, Apolo berharap rakor tersebut mampu merumuskan arah kebijakan terkait perkembangan dan pertumbuhan SMK di Tanah Papua ke depan.

Ia menjelaskan bahwa hakikat pembangunan mencakup dua aspek, yaitu pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik meliputi sarana dan prasarana serta infrastruktur, sedangkan pembangunan nonfisik berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM), seperti pendidikan dan pelatihan.

Menurutnya, tujuan pendidikan secara umum mencakup dua hal utama, yakni pemberian ilmu pengetahuan dan teknologi (knowledge education), serta keterampilan (skill education). Kedua hal tersebut membentuk kompetensi peserta didik.

Trending Now:  Polres Merauke Apel Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Cartenz 2025 Mulai 10 - 23 Februari

Namun demikian, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama. Ia mengingatkan bahwa pendidikan di masa lalu lebih mengutamakan pembentukan karakter, seperti kejujuran, sikap saling menghargai, dan menghormati orang lain.

“Dalam mendesain kurikulum pendidikan, baik dasar, menengah, hingga tinggi, harus mencerminkan tiga aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan karakter,” ujar Apolo.

Ia menegaskan, tanpa keseimbangan ketiga aspek tersebut, peserta didik tidak akan menjadi manusia yang utuh.

Lebih lanjut, Apolo menekankan pentingnya pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk laboratorium, media pembelajaran, serta peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik.

Menurutnya, fasilitas yang baik tidak akan maksimal tanpa didukung SDM yang berkualitas. Oleh karena itu, pelatihan dan peningkatan kapasitas guru harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pelayanan prima dari tenaga pendidik, termasuk kehadiran guru di sekolah.

Trending Now:  Akhiri Raker di Jakarta, Yayasan Tunas Karya Tekankan Penguatan Ekologi di Sekolah

“Jangan sampai guru tidak berada di tempat dengan alasan pelayanan dasar tidak tersedia,” tegasnya.

Apolo menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara simultan untuk mencapai standar nasional, sehingga lulusan di seluruh daerah memiliki kompetensi yang setara.

Ia juga mendorong adanya pemetaan wilayah agar pengembangan SMK dapat disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing, baik dari sisi sumber daya alam maupun SDM.

“Selama rakor ini, mari saling berbagi pengalaman untuk mendapatkan informasi yang kredibel,” ujarnya.

Rakor tersebut secara resmi dibuka dengan penabuhan tifa oleh Gubernur Apolo Safanpo. (***)

You Might Also Like

Kuliah Umum dan Kerja Sama Strategis UNCEN-Freeport Indonesia Dorong Pendidikan Inklusif di Papua

Konflik dan Kekerasan di Dogiyai, Gugurnya Hak untuk Hidup

Romo Wilfrid Valiance, Konsultan Transformasi Sosial, Pencetus Teori Soft Movement

Penguatan Kapasitas HAM Dorong UMKM Papua Barat Lebih Berdaya Saing

Tiffa News 09/04/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kuliah Umum dan Kerja Sama Strategis UNCEN-Freeport Indonesia Dorong Pendidikan Inklusif di Papua
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Frits Tobo Wakasu Bicara PSN: ‘Jangan Kira Kami Diam, Tapi Memang Tidak Dilibatkan’

By Tiffa News 6 days ago
Kampung Riipua-Maumere Berbenah Jadi Destinasi Wisata, Warga Pun Batal Merantau
Mulai Pekan Depan, Pemprov Papua Selatan Berlakukan WFH Setiap Jumat
GAMKI Papua Selatan: Paskah Jadi Momentum Kebangkitan Iman dan Peran Strategis Pemuda
Frits Tobo Wakasu: Hentikan Polemik MRP, Tokoh Papua Diminta Bersatu Bangun Daerah

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?