TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Frits Tobo Wakasu: Hentikan Polemik MRP, Tokoh Papua Diminta Bersatu Bangun Daerah
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Frits Tobo Wakasu: Hentikan Polemik MRP, Tokoh Papua Diminta Bersatu Bangun Daerah
BERITA

Frits Tobo Wakasu: Hentikan Polemik MRP, Tokoh Papua Diminta Bersatu Bangun Daerah

Last updated: 03/04/2026 - 10:02
By Tiffa News
Share
Anggota DPD RI Dapil Papua Selatan, Frits Tobo Wakasu.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Polemik antara Anggota DPD RI Paul Vincent Mayor dan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendapat sorotan dari berbagai pihak. Anggota DPD RI Dapil Papua Selatan, Frits Tobo Wakasu, meminta agar perdebatan tersebut segera dihentikan dan tidak terus berkembang di ruang publik.

Menurut Frits, polemik terkait keberadaan MRP, termasuk wacana pembubaran, tidak perlu lagi diperdebatkan. Ia menegaskan bahwa MRP harus tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai representasi Orang Asli Papua (OAP).

“Polemik soal MRP ini sebaiknya ditutup saja. Tidak perlu diperpanjang. MRP tetap jalan dengan tugasnya,” tegasnya di Merauke pada Kamis (2/4/2026).

Frits menjelaskan, keberadaan MRP dan DPR Afirmasi (DPRP/DPRK) merupakan bagian dari amanat Otonomi Khusus Papua yang lahir dari kebutuhan masyarakat. Kedua lembaga tersebut, kata dia, menjadi ruang penting bagi keterwakilan orang Papua dalam sistem pemerintahan.

Trending Now:  Seminar Kebangsaan, Menegakkan Keadilan Ekologis di Usia 80 Tahun Kemerdekaan RI

Ia menilai, tidak semua masyarakat Papua dapat masuk ke lembaga legislatif melalui jalur partai politik. Karena itu, kehadiran DPRK dengan mekanisme pengangkatan menjadi solusi agar tokoh-tokoh lokal tetap memiliki akses untuk berpartisipasi.

“Kalau semua dipaksakan lewat partai politik, banyak orang Papua tidak akan terakomodasi. Itu realita yang kita hadapi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Frits menegaskan bahwa MRP bukan sekadar lembaga formal, tetapi juga simbol identitas dan representasi kultural masyarakat Papua. Karena itu, ia menolak tegas wacana pembubaran lembaga tersebut.

“MRP itu wajah orang Papua. Tidak bisa dibubarkan. Kalau itu terjadi, dampaknya bisa luas, termasuk persoalan sosial di masyarakat,” katanya.

Dalam pernyataannya, Frits juga menyinggung realitas politik yang menurutnya masih didominasi oleh kekuatan modal dan jaringan, sehingga menyulitkan banyak tokoh Papua untuk bersaing melalui jalur partai.

Karena itu, ia menilai jalur DPRK dan keberadaan MRP menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan representasi.

Trending Now:  Ketua Gapensi Papua Selatan: Saatnya Kontraktor Lokal Jadi Tuan Rumah di Wilayah Sendiri

Menanggapi polemik yang terjadi, Frits mengajak semua pihak, termasuk dan unsur MRP, untuk menahan diri dan kembali pada semangat persatuan.

“Kita ini saudara. Jangan karena perbedaan pendapat, masyarakat Papua yang jadi korban. Pembangunan Papua belum selesai,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua, bukan memperpanjang konflik di antara elite.

Di akhir pernyataannya, Frits kembali menegaskan bahwa MRP dan DPRK harus tetap dipertahankan sebagai bagian dari sistem yang memberi ruang bagi Orang Asli Papua.

“MRP dan DPRK harus tetap ada. Mari hentikan polemik dan fokus bangun Papua,” tutupnya. (Djo)

You Might Also Like

Sekda Ferdinandus dan Forkopimda Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Trikora

STISIPOL Yaleka Maro Gelar Apel Kebangsaan HUT RI ke-81, Ajak Mahasiswa Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Densus 88 Dorong Eks Napiter di Merauke Kembali Berintegrasi dengan Masyarakat

Sambut HUT RI ke-81 di Urumb, Ketua Marga Gebze Ajak Warga Jaga Persatuan

Tiffa News 03/04/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Mulai Pekan Depan, Pemprov Papua Selatan Berlakukan WFH Setiap Jumat
Next Article Frits Tobo Wakasu Bicara PSN: ‘Jangan Kira Kami Diam, Tapi Memang Tidak Dilibatkan’
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Komisi II Soroti PR Besar Papua Selatan: Batas Wilayah, ASN hingga Fiskal

By Tiffa News 6 days ago
Tiga Tahun Papua Selatan, Data OPD Jadi Kunci Evaluasi Pembangunan
Merauke Raih Opini WTP Ke-11 Berturut-turut, Pemkab Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025
Empat Bulan Berdiri, 97 Siswa Jadi Awal Mimpi Besar SMA Kartika Merauke
Dukung PSN, Ketua Adat Urumb: Program Pemerintah Beri Manfaat Nyata bagi OAP

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?