TIFFANEWS.CO.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Pantai Selatan, Klasis Maro, berlangsung penuh sukacita dan rasa syukur, Minggu (15/2/2026).
Ibadah syukur digelar di Jemaat Efesus Jati-Jati, Merauke, dan dihadiri perwakilan Badan Pengurus Pusat GIDI, jajaran pengurus wilayah dan klasis, serta delapan jemaat di wilayah Klasis Maro.
Dalam khotbahnya, Pendeta Metuben Gombo, S.Th, menegaskan bahwa tugas penginjilan belum selesai dan tetap menjadi tanggung jawab utama gereja.
“Penginjilan belum selesai. Warga gereja harus terus mengabarkan Injil,” tegasnya di sela-sela khotbah.
Ia mengingatkan, sejak berdiri pada 12 Februari 1963, GIDI terus berjalan dalam penyertaan Tuhan selama 63 tahun. Karena itu, momentum ulang tahun bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjalankan Amanat Agung Tuhan Yesus.
Tema perayaan tahun ini, “Penginjilan Belum Selesai”, menjadi seruan bersama agar seluruh warga gereja tetap setia memberitakan Injil di tengah berbagai tantangan pelayanan.

Usai ibadah, jemaat mempersembahkan hasil bumi sebagai ungkapan syukur. Hasil bumi tersebut kemudian dilelang, dan dananya digunakan untuk mendukung pelayanan penginjilan, operasional para penginjil, pengadaan sarana transportasi, serta pengembangan pelayanan sosial dan pendidikan di seluruh wilayah pelayanan GIDI.
Perayaan berlangsung sederhana namun penuh makna, menjadi refleksi perjalanan panjang pelayanan gereja sekaligus penguatan komitmen untuk terus melayani. (Niki/Rum)




