TIFFANEWS.CO.ID – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XI, Laksamana Pertama TNI Monang H. Sitompul, S.A.P., turun langsung menemui para nelayan di Dermaga Dinas Perikanan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Rabu (21/1/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap keselamatan nelayan di tengah meningkatnya dinamika perubahan cuaca dan kondisi alam di perairan Laut Arafura yang belakangan dinilai cukup berisiko.
Didampingi Wakil Komandan Kodaeral XI serta para Pejabat Utama (PJU), Laksma TNI Monang H. Sitompul menyampaikan imbauan agar para nelayan selalu mengutamakan faktor keselamatan sebelum dan selama melaut.
Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini cenderung tidak menentu, sehingga nelayan diminta untuk lebih waspada dan tidak mengabaikan aspek keselamatan.
“Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Kami mengingatkan agar para nelayan selalu memperhatikan prakiraan cuaca, memastikan kelengkapan alat keselamatan, serta tidak memaksakan diri untuk melaut apabila kondisi tidak memungkinkan,” tegasnya.
Selain menyampaikan imbauan kewaspadaan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan dialog langsung antara jajaran Kodaeral XI dengan masyarakat pesisir. Para nelayan diberi ruang untuk menyampaikan kondisi lapangan serta berbagai kendala yang mereka hadapi selama melaut.
Menurut Komandan Kodaeral XI, peran TNI Angkatan Laut tidak hanya terbatas pada menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga hadir sebagai mitra dan sahabat masyarakat maritim.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan laut sekaligus melindungi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari laut, khususnya para nelayan di Papua Selatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para nelayan. Mereka mengapresiasi kehadiran TNI AL yang dinilai memberikan perhatian langsung terhadap keselamatan dan kesejahteraan nelayan.
Melalui kegiatan ini, Kodaeral XI berharap kesadaran nelayan terhadap potensi risiko cuaca ekstrem semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan laut dapat ditekan dan aktivitas melaut dapat berlangsung lebih aman.
(Djo)




