TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: KemenHAM Perkenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > KemenHAM Perkenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
BERITAHAM

KemenHAM Perkenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat

Last updated: 05/03/2026 - 13:14
By bungben
Share
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID,- Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) memperkenalkan dua program unggulan tahun 2026, yakni Kampung Redam (Rekonsiliasi dan Perdamaian) dan Desa Sadar HAM, saat bertemu dengan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (4/3/2026).

Kedua program tersebut akan diarahkan langsung kepada masyarakat pada tingkat paling bawah, yakni kampung, desa, atau kelurahan. Tujuannya adalah memastikan nilai dan prinsip Hak Asasi Manusia dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Desa Sadar HAM kami hadirkan untuk memastikan penguatan nilai-nilai HAM langsung menjangkau masyarakat di desa-desa. Selain itu, program ini juga bertujuan memastikan aspek penghormatan, pelindungan, penegakan, hingga pemenuhan HAM di tingkat desa dapat berjalan lebih baik,” ujar Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta.

Thomas menjelaskan, pada tahun 2026 program Desa Sadar HAM ditargetkan menjangkau sedikitnya 2.000 desa di seluruh Indonesia. Target yang sama juga direncanakan untuk implementasi program Kampung Redam.

Trending Now:  Penanggungjawab Bunda PAUD PPS Baru Pertama Kali Diperiksa Polres Merauke

Menurutnya, kedua program tersebut juga diharapkan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang memiliki 17 indikator, yang sebagian besar berkaitan langsung dengan pemenuhan Hak Asasi Manusia, baik dalam aspek hak ekonomi, sosial, dan budaya (ekosob) maupun hak sipil dan politik.

“Pak Menteri HAM menegaskan bahwa program-program ini juga diarahkan untuk mempercepat pencapaian target SDGs, seperti penghapusan kemiskinan, pengentasan kelaparan, akses sanitasi dan air bersih, kesetaraan gender, serta terciptanya keadilan dan perdamaian,” jelas Thomas.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menyambut baik kehadiran program Desa Sadar HAM dan Kampung Redam. Menurutnya, program tersebut sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerahnya.

“Kami menyambut baik dan siap mendukung program ini karena sangat positif. Di wilayah kami masih terdapat berbagai konflik sosial yang perlu diselesaikan bersama, sehingga peran Kementerian HAM sangat penting, termasuk melalui program Kampung Redam,” kata Zaini.

Trending Now:  Kementerian HAM - Unika Santu Paulus Ruteng Matangkan Pembentukan Pusat Studi Hak Asasi Manusia

Ia mencontohkan salah satu konflik yang sudah lama terjadi, yakni konflik antarumat Muslim dan Buddha di Desa Mareje. Selain itu, isu HAM lain yang saat ini juga menjadi perhatian adalah maraknya aktivitas pertambangan ilegal yang dikelola masyarakat secara sporadis, termasuk permasalahan tanah.

“Ke depan tentu kolaborasi kami dengan Kementerian HAM akan diperkuat melalui hadirnya program-program ini,” pungkas Zaini.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Staf Khusus Menteri HAM lainnya, yakni Martinus Pigai dan Herman Dogiyai, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Ahmad Saikhu. (bn)

You Might Also Like

Pemprov Papua Selatan Gandeng Damri, Siapkan Bus Khusus ASN ke Kawasan Pemerintahan Salor

Menakar Ranpergub Papua Selatan : PADIATAPA

TANAH MILIK SIAPA?

Kementerian HAM Kanwil Papua Barat Gelar Penguatan Kapasitas HAM, Sasar Masyarakat Sanggeng

TAGGED: Bupati Lombok Barat, Kampung Redam, Kemenham, Natalis Pigai, Sadar HAM, Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta.
bungben 05/03/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kejari Merauke Geledah Kantor dan Gudang BUMD BvD Sejahtera, 31 Dokumen Diamankan
Next Article Kanwil KemenHAM Papua Barat Gelar Penguatan Kapasitas HAM bagi Tenaga Kesehatan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Dana Otsus Kembali ke 12,69 T, Gubernur Papua Selatan: Segera Tentukan Alokasinya

By Tiffa News 5 days ago
Wagub Papua Selatan Terima Audiens DPR Boven Digoel, Pelantikan Pejabat Dipersoalkan
PT Sinarmas Multifinance Buka Peluang Karir di Merauke, Ini Posisi dan Syaratnya
Enam Gubernur Tanah Papua Temui Kemenkeu, Tagih Realisasi Kenaikan Dana Otsus dari Presiden
Dari Rp1,7 T ke Rp700 M, Apolo Safanpo Buka Fakta Tekanan Anggaran Papua Selatan

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?