TIFFANEWS.CO.ID – Konsolidasi bukan sekadar agenda internal. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan langkah ini merupakan persiapan serius menghadapi kontestasi demokrasi 2029.
Menurutnya, penguatan struktur hingga tingkat DPD II kabupaten/kota menjadi fondasi utama dalam menentukan arah politik ke depan, termasuk dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.
“Sehingga kita dapat memilih siapa yang akan mengikuti pemilu legislatif dan pemilihan umum presiden pada tahun 2029,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa partai politik dibentuk berdasarkan undang-undang dan memiliki tujuan konstitusional yang sama, yakni melaksanakan pemilu demi mencapai tujuan nasional.

“Kita sama-sama dibentuk dengan undang-undang partai politik untuk melaksanakan pemilu sebagaimana diatur oleh undang-undang pemilu dengan satu tujuan, yaitu mencapai tujuan pembangunan nasional,” kata Apolo.
Musda VIII DPD II Partai Golkar Kabupaten Merauke sendiri menjadi forum evaluasi, konsolidasi, sekaligus pemilihan kepengurusan periode 2026–2031. Dari forum inilah akan ditentukan arah kepemimpinan Golkar Merauke lima tahun ke depan—yang dampaknya tidak hanya dirasakan internal partai, tetapi juga memengaruhi dinamika politik dan pembangunan daerah. (***)




