TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Pemprov Papua Selatan Dorong Penyelesaian Masalah Pendidikan Secara Komprehensif
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Pemprov Papua Selatan Dorong Penyelesaian Masalah Pendidikan Secara Komprehensif
BERITAPPS

Pemprov Papua Selatan Dorong Penyelesaian Masalah Pendidikan Secara Komprehensif

Last updated: 04/03/2026 - 10:38
By Tiffa News
Share
Agustinus Joko Guritno menabuh tifa sebagai tanda resmi dibukanya Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Papua Selatan.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mendorong upaya penyelesaian berbagai permasalahan di dunia pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setda Papua Selatan Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno, mewakili Gubernur Papua Selatan, , saat membuka Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Papua Selatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan di Hotel Halogen, Selasa (3/3/2026).

Dalam sambutannya, Agustinus menyampaikan bahwa melalui konsolidasi tersebut diharapkan lahir berbagai masukan dan rekomendasi konkret untuk memperbaiki tata kelola pendidikan ke depan.

Ia menekankan pentingnya penerapan sistem regulasi yang mampu mengakomodasi kearifan lokal, sehingga pendidikan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dapat dihayati dan dimaknai dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendidikan yang tinggi namun tidak menerapkan kearifan lokal berarti kita tidak mampu beradaptasi,” ujarnya.

Soroti Disiplin Guru dan Kualitas Pembelajaran

Trending Now:  Berjasa dan Berprestasi, 4 Perempuan Papua Selatan Dapat Penghargaan OASE-KIM

Agustinus juga menyoroti persoalan kedisiplinan guru, khususnya di wilayah pedalaman. Ia mempertanyakan masih adanya guru yang meninggalkan tugas dan tidak berada di tempat penugasan.

“Ini perlu menjadi bahan pemikiran dan permasalahan yang harus dipecahkan serta diselesaikan bersama agar tidak terulang lagi,” katanya.

Ia menambahkan, masih ditemukan praktik guru yang hanya hadir saat ujian sekolah untuk memberikan ujian, tanpa proses pembelajaran yang memadai sebelumnya.

“Kalau kita memiliki guru seperti itu, sampai kapan pun kita berbicara tentang kualitas pendidikan tidak akan tercapai,” tegasnya.

Permasalahan lain yang turut menjadi perhatian adalah dugaan kebocoran soal ujian oleh oknum guru. Dampaknya, siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP maupun SMA masih mengalami kesulitan membaca dan menulis.

“Ini menjadi persoalan serius di lapangan yang harus segera dibenahi,” ujarnya.

Infrastruktur dan Akses Jadi Tantangan

Selain kualitas SDM, Agustinus juga menyoroti ketersediaan rumah dinas guru, transportasi, dan jaringan komunikasi sebagai faktor penting dalam mendukung keberlangsungan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil.

Trending Now:  Kunker ke Boven Digoel, Danrem 174 Ramah Tamah dengan Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan harus dilakukan secara komprehensif, termasuk mempertimbangkan lokasi pembangunan sekolah.

Ia menyarankan agar pembangunan sekolah lebih difokuskan di kampung-kampung, bukan hanya di kota, sehingga anak-anak di wilayah terpencil dapat memperoleh akses pendidikan yang layak.

Ke depan, ia berharap guru dan siswa di pedalaman dapat terintegrasi dan difasilitasi dengan baik, termasuk kemudahan pengambilan gaji di lokasi tugas, sehingga pelayanan pendidikan dapat berjalan optimal.

Kewenangan Pendidikan Perlu Dikaji Kembali

Dalam kesempatan tersebut, Agustinus juga mengajak peserta konsolidasi untuk mengkaji kembali pembagian kewenangan pendidikan berdasarkan tentang kewenangan dan kelembagaan dalam pelaksanaan Otonomi Khusus Papua.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi tersebut, pemerintah provinsi mengelola perguruan tinggi dan Sekolah Luar Biasa (SLB), sedangkan pengelolaan SD, SMP, dan SMA menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Namun dalam praktiknya, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia (SDM) di tingkat kabupaten maupun provinsi kerap menjadi kendala.

Trending Now:  Verifikasi Ketat, Bantuan UMKM di Papua Selatan Segera Tersalurkan ke Penerima Minggu Ini

“Tugas pengelolaan pendidikan dasar hingga SMA yang dikerjakan pemerintah kabupaten cukup banyak dan sering kali tidak bisa terjangkau secara optimal,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah provinsi memiliki ruang gerak, namun tidak dapat mencampuri kewenangan kabupaten karena merupakan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Ini menjadi pemikiran bersama, kalau bisa dikembalikan seperti dulu. Namun semuanya bergantung pada kebijakan pemerintah,” katanya.

Konsolidasi Resmi Dibuka

Agustinus menegaskan bahwa seluruh persoalan tersebut harus dibahas dan diselesaikan bersama demi memajukan dan mengembangkan pendidikan di Papua Selatan.

Usai menyampaikan sambutan, Agustinus Joko Guritno menabuh tifa sebagai tanda resmi dibukanya Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Papua Selatan. (***)

You Might Also Like

Dankodaeral XI Resmi Berganti, Pemprov Papua Selatan Harap Sinergi Makin Optimal

Safari Ramadan di Tanah Merah, Wagub Paskalis Ingatkan Makna Puasa dan Perdamaian

Golden FC Juara Liga 4 Piala Gubernur, Sekda PPS: Terus Asah Prestasi dan Jaga Semangat Pembinaan

Kunjungi Asmat, Gubernur Apolo Diskusi Bersama Masyarakat Yaisiu di Rumah Adat Jew

Tiffa News 04/03/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kunjungi Asmat, Gubernur Apolo Diskusi Bersama Masyarakat Yaisiu di Rumah Adat Jew
Next Article Golden FC Juara Liga 4 Piala Gubernur, Sekda PPS: Terus Asah Prestasi dan Jaga Semangat Pembinaan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAOPINI

Menakar Reaksi Atas Mundurnya Mgr Paskalis

By bungben 3 days ago
Gubernur Apolo Safanpo Turun Mendadak ke Sanggase, Serap Langsung Keluh Kesah Warga
Gubernur Papsel di Safari Ramadan: Kurik Menuju Kota Baru, Jalan Jadi Prioritas
RSUD Merauke Hentikan Layanan KPS Mulai 2 Maret 2026, Pasien Diminta Segera Urus BPJS
Kadis DP2KP Papua Selatan Raih Penghargaan Swasembada Pangan 2025, Buah Sinergi Lintas Sektor

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?