TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Seminar Nasional KPPS Bahas Hak Ulayat dan Masa Depan Pembangunan Papua Selatan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Seminar Nasional KPPS Bahas Hak Ulayat dan Masa Depan Pembangunan Papua Selatan
BERITA

Seminar Nasional KPPS Bahas Hak Ulayat dan Masa Depan Pembangunan Papua Selatan

Last updated: 15/07/2026 - 14:15
By Tiffa News
Share
Seminar Nasional KPPS.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Komite Pemuda Papua Selatan (KPPS) menggelar Seminar Nasional yang mengangkat isu hak ulayat, ketahanan pangan, dan masa depan pembangunan Papua Selatan di Swiss-Belhotel Merauke, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh adat, dan pelaku usaha untuk merumuskan rekomendasi pembangunan yang berkeadilan.

Ketua Panitia, Dr. Y.P. Aituru, mengatakan seminar tersebut bertujuan membangun pemahaman bersama mengenai hubungan antara hak ulayat, ketahanan pangan nasional, dan kesejahteraan masyarakat adat di tengah pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN).

Menurutnya, forum ini juga menjadi sarana menghimpun gagasan dan rekomendasi dari berbagai pemangku kepentingan sebagai bahan masukan bagi pemerintah, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengawal pembangunan yang berpihak kepada masyarakat adat.

“Seminar ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan untuk mewujudkan pembangunan Papua Selatan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Aituru.

Trending Now:  Rombongan Kapolda Papua Tengah Diserang KKB, Empat Polisi dan Warga Terluka

Peserta seminar berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Selatan, pemerintah kabupaten, DPR Papua Selatan, Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS), Forkopimda, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga pelaku usaha.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan selaras dengan perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Ia mengatakan generasi muda memiliki peran strategis dalam menjembatani perubahan yang terjadi akibat pembangunan dan transformasi ekonomi, sehingga nilai-nilai adat tetap terjaga.

“Tanah adat adalah warisan leluhur kami. Sebelum mengenal sawah dan pertanian modern, kami hidup dari tanah adat. Perubahan yang begitu cepat membuat sebagian besar masyarakat mengalami keterkejutan. Karena itu diperlukan pendekatan yang tepat, dan generasi muda harus menjadi jembatan dalam proses tersebut,” kata Ferdinandus.

Ia berharap Seminar Nasional KPPS menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyelaraskan pembangunan dengan perlindungan hak ulayat, sehingga pembangunan di Papua Selatan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.(Djo)

Trending Now:  Resmikan Menara Lonceng di Asiki, Wagub Paskalis Dorong Dukungan PAUD

You Might Also Like

Menko Pangan Serap Aspirasi Daerah, Percepat Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Papua Selatan Diperkirakan Miliki 4.606 Kasus TBC pada 2026, Perilaku Hidup Jadi Faktor Penyebab

Persiapan Tuntas, Badan Pengurus IDAPS Dijadwalkan Dilantik Bulan Ini

Menko Pangan Ungkap Rencana Pembangunan B50 di Papua Selatan

Tiffa News 15/07/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Papua Selatan Diperkirakan Miliki 4.606 Kasus TBC pada 2026, Perilaku Hidup Jadi Faktor Penyebab
Next Article Menko Pangan Serap Aspirasi Daerah, Percepat Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAEKONOMI

Berawal dari Bantuan Pemerintah, Peternak OAP di Kampung Urumb Kini Produksi 200 Butir Telur per Hari

By Tiffa News 6 days ago
Salurkan Sembako kepada Masyarakat, Ketua Marga Gebze Kampung Urumb Jelaskan Makna PSN
Kanwil KemenHAM Papua Barat Minta Dua Perda Kesehatan dan Masyarakat Adat Direvisi
Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo Teken Komitmen Nasional Percepatan Eliminasi Kusta

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?