TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Tim Ekspedisi Patriot IPB dan Dinas Papua Selatan Dorong Pembentukan BPSB
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Tim Ekspedisi Patriot IPB dan Dinas Papua Selatan Dorong Pembentukan BPSB
BERITA

Tim Ekspedisi Patriot IPB dan Dinas Papua Selatan Dorong Pembentukan BPSB

Last updated: 05/10/2026 - 10:09
By Tiffa News
Share
Pembahasan mengenai kebutuhan tersebut berlangsung dalam pertemuan koordinasi yang melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Tim Ekspedisi Patriot IPB Kementrans dari sejumlah kelompok yang bertugas di Salor, serta tenaga teknis yang memiliki pengalaman di bidang pengawasan benih tanaman.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Tim Ekspedisi Patriot IPB Kementerian Transmigrasi (Kementrans) 2026 bersama Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan mendorong percepatan pembentukan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Papua Selatan.

Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan perbenihan di Papua Selatan, terutama dalam memastikan fungsi pengawasan dan sertifikasi benih berjalan secara lebih terarah. Penguatan kelembagaan dinilai penting untuk mendukung ketersediaan benih bermutu sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian benih di daerah.

Pembahasan mengenai kebutuhan tersebut berlangsung dalam pertemuan koordinasi yang melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Tim Ekspedisi Patriot IPB Kementrans dari sejumlah kelompok yang bertugas di Salor, serta tenaga teknis yang memiliki pengalaman di bidang pengawasan benih tanaman.

Dalam pertemuan itu, peserta membahas kebutuhan layanan pengawasan dan sertifikasi benih di Papua Selatan, termasuk pilihan kelembagaan yang paling memungkinkan untuk memperkuat layanan perbenihan daerah.

Salah satu opsi yang menjadi pembahasan utama adalah pembentukan balai khusus di tingkat Provinsi Papua Selatan. Kehadiran BPSB diharapkan dapat memberikan landasan kelembagaan yang lebih jelas dalam menjalankan fungsi pengawasan serta sertifikasi benih tanaman pangan dan hortikultura.

Trending Now:  Petani OAP Merauke Dapat Traktor Bantuan Presiden: “Kami Siap Majukan Ketahanan Pangan!”

Namun, peserta juga mempertimbangkan kondisi dan proses kelembagaan yang berjalan di daerah. Jika pembentukan BPSB tersendiri belum dapat segera diwujudkan, terdapat alternatif yang dinilai dapat dilakukan lebih dahulu, yakni menambahkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengawasan serta sertifikasi benih ke dalam balai benih induk.

Dengan skema tersebut, fungsi pengawasan dan sertifikasi benih tetap dapat diperkuat dalam struktur kelembagaan yang sudah tersedia, sembari proses pembentukan balai khusus dilakukan sesuai mekanisme dan kebutuhan daerah.

Pilihan ini dinilai menjadi langkah antara yang penting. Sebab, kebutuhan terhadap layanan pengawasan dan sertifikasi benih tidak dapat dilepaskan dari upaya Papua Selatan membangun sektor pertanian yang semakin mandiri.

Kemandirian benih bukan hanya menyangkut kemampuan menyediakan benih untuk kebutuhan budidaya. Di dalamnya terdapat aspek mutu, kelayakan, pengawasan peredaran hingga kepastian bahwa benih yang digunakan petani memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Trending Now:  Pemprov Papua Selatan, TNI - POLRI dan Forkopimda Merauke Gelar Olahraga Bersama

Karena itu, keberadaan lembaga yang memiliki fungsi pengawasan dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam membangun sistem perbenihan daerah. Melalui kelembagaan yang jelas, layanan kepada petani dapat dilakukan secara lebih terarah sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kapasitas perbenihan lokal.

Dalam pembahasan tersebut, para peserta sepakat mendorong percepatan pembentukan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Papua Selatan. Apabila pembentukan balai tersendiri belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, penguatan fungsi serupa melalui balai benih induk menjadi alternatif yang dapat ditindaklanjuti.

Kedua pilihan tersebut pada prinsipnya diarahkan pada tujuan yang sama, yakni memperkuat layanan perbenihan di Papua Selatan dan mendukung kemandirian benih sebagai salah satu fondasi pengembangan pertanian daerah.

Pertemuan tersebut dihadiri Paino, S.IP., M.T., Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan; Prof. Dr. Muhamad Syukur, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB Kelompok 9 Salor; Dr. Zulfikar Damaralam Sahid, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB Kelompok 8 Salor; serta Dr. Astryani Rosyad, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB Kelompok 2 Salor.

Trending Now:  Ketua KNPI Boven Digoel Soroti Perdebatan Identitas Orang Papua Tidak Boleh Diskriminatif

Hadir pula Abas Alibasyah, S.P., Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya pada Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi, serta Langgeng Muhono, SP, MP, Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.

Kehadiran para tenaga teknis tersebut memperkaya pembahasan, khususnya mengenai kebutuhan dan pilihan penguatan fungsi pengawasan serta sertifikasi benih di Papua Selatan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah awal untuk memastikan kebutuhan kelembagaan perbenihan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pilihan yang paling sesuai dengan kondisi daerah.

Bagi Papua Selatan, penguatan pengawasan dan sertifikasi benih menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sistem pertanian yang berkelanjutan. Dengan kelembagaan yang kuat, layanan perbenihan diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan petani sekaligus menjadi pijakan menuju kemandirian benih Papua Selatan. (***)

You Might Also Like

TEP IPB Dampingi 11 Kampung di Kurik Manfaatkan Platform Sawah Digital

TEP IPB Dampingi Siswa SMK Negeri 4 Merauke Belajar Mekanisasi dan Agribisnis

Tim 06 IPB University Uji Potensi Padi 9G di Lahan Petani Merauke

Pemprov Papua Selatan Dorong Program MBG Menjangkau Wilayah 3T

Tiffa News 05/10/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Peringati Hari Kesaktian Pancasila, BMP Merauke Pererat Kebersamaan dengan Veteran
Next Article Pemprov Papua Selatan Dorong Program MBG Menjangkau Wilayah 3T
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Yohanis Yandi Gebze Ajak Warga Kampung Urumb Manfaatkan Potensi Pangan Lokal

By Tiffa News 5 days ago
Yohanis Yandi Gebze Bagikan Paket Sembako kepada Warga Kampung Urumb
Papua Selatan Raih Penghargaan Pembangunan Progresif dari Bappenas
Kajian Hukum Pidana: Fasilitas Rumah Dinas Jadi Kamar Mewah Para Koruptor
Anak Papua Di Kampung Pun Bisa Jadi Programmer

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?