TIFFANEWS.CO.ID – Wakapolres Merauke, Kompol Jerry Koagouw, mengatakan sejumlah warga binaan yang diduga melarikan diri saat kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, Jumat (9/10/2026), telah diamankan polisi. Namun, jumlah keseluruhan warga binaan yang kabur masih menunggu konfirmasi dari pihak lapas.
Sementara itu, kerusuhan tersebut mengakibatkan sejumlah ruangan kantor lapas terbakar. Peristiwa ini juga memicu upaya pengamanan oleh aparat gabungan untuk mengantisipasi situasi agar tidak semakin meluas.
Terkait kejadian tersebut, Jerry menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari lapas sekitar pukul 10.00 WIT mengenai keributan di dalam lembaga pemasyarakatan. Menindaklanjuti laporan itu, personel kepolisian mendatangi lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Namun, setibanya di lokasi, petugas mendapati kantor lapas sudah terbakar. Selanjutnya, polisi berupaya membantu proses pemadaman dengan berkoordinasi bersama instansi terkait. Sejumlah personel TNI dan unsur terkait lainnya juga berada di lokasi untuk membantu pengamanan.
Adapun terkait penyebab kerusuhan dan kebakaran, Jerry mengatakan pihaknya belum dapat memastikan pemicu kejadian karena masih harus berkoordinasi dengan kepala lapas. Untuk itu, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan setelah proses pemadaman selesai dan kondisi lokasi dinyatakan aman.
Mengenai jumlah warga binaan yang diduga melarikan diri, Jerry mengatakan pihaknya masih perlu melakukan konfirmasi kepada kepala lapas.
“Kami belum mengonfirmasi kepada Kalapas berapa jumlah tahanan yang melarikan diri. Setelah ini, kami akan berkoordinasi untuk memastikan jumlahnya,” ujarnya.

Selain itu, Jerry mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian atau lapas apabila melihat orang yang diduga merupakan warga binaan yang melarikan diri. Dengan demikian, petugas dapat melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah pengamanan.
Sementara terkait informasi adanya warga binaan yang diduga terkena tembakan serta kemungkinan barang-barang milik penghuni ikut terbakar, Jerry mengatakan pihaknya belum memperoleh keterangan pasti. Oleh karena itu, polisi akan berkoordinasi dengan kepala lapas dan staf setelah proses pemadaman selesai.
Di sisi lain, berdasarkan pantauan media ini di lokasi, sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gedung kantor Lapas Merauke. Selain itu, sejumlah pejabat turut terlihat berada di tempat kejadian perkara (TKP), di antaranya Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, Ketua DPR Papua Selatan Samuel Mugujai, Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Paris Manalu, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Bayu Prabowo. (JW)




