TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan membekali 115 lulusan SMA dan SMK Orang Asli Papua (OAP) dengan keterampilan kerja melalui pelatihan life skill yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan di Bell Hotel Merauke, Senin (12/10/2026).
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menyiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan praktis, mampu memasuki dunia kerja, serta berani merintis usaha mandiri.
Sebanyak 115 peserta mengikuti pelatihan dalam lima bidang, yakni teknik pengelasan, tata boga, tata busana, broadcasting, dan kecantikan.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, saat membuka kegiatan tersebut meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh untuk memperoleh ilmu dan keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan mendatang.
“Manfaatkanlah kesempatan, waktu, dan seluruh rangkaian pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu serta memperoleh keterampilan sebanyak mungkin,” kata Apolo.
Ia menegaskan, pelatihan keterampilan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Papua Selatan agar tidak hanya mengandalkan pengetahuan akademis, tetapi juga memiliki kemampuan praktis untuk bekerja dan menciptakan peluang ekonomi.

“Kita ingin anak-anak Papua Selatan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mempunyai kemampuan untuk bekerja, berwirausaha, menciptakan peluang, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan mereka,” ujarnya.
Menurut Apolo, keterampilan yang diperoleh harus menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti setiap materi dengan serius, aktif bertanya, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan selama proses pelatihan.
“Jangan malu bertanya apabila ada hal yang belum dipahami. Jangan pula cepat menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam proses belajar. Kalian harus memiliki kemauan yang kuat untuk belajar, berlatih, dan terus meningkatkan kemampuan diri,” pesannya.
Apolo turut menyampaikan apresiasi kepada para instruktur dan pelatih yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta keahlian untuk membimbing peserta selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi terus dikembangkan dan diterapkan, baik untuk mendapatkan pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.
Melalui program ini, Pemprov Papua Selatan berharap semakin banyak generasi muda OAP memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, mampu menciptakan peluang usaha, dan mengambil bagian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Papua Selatan.




