TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Papua Selatan Dukung Pembangunan Berbasis Geokultural
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Papua Selatan Dukung Pembangunan Berbasis Geokultural
BERITAPPS

Papua Selatan Dukung Pembangunan Berbasis Geokultural

Last updated: 04/11/2026 - 10:35
By Tiffa News
Share
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menghadiri Seminar Nasional Papua Pasis Dikreg LXVIII Seskoad TA 2026 di Gedung Prof. Dr. Satrio Seskoad, Bandung.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendukung pendekatan Geokultural Multiaktor dalam mendorong pembangunan Papua yang damai, bermartabat, dan berkelanjutan. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dalam Seminar Nasional Papua di Bandung, Selasa (3/11/2026).

Kehadiran Gubernur Apolo Safanpo menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pemikiran, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor dalam merumuskan arah pembangunan di wilayah Papua.

Seminar nasional tersebut diselenggarakan oleh peserta didik Pendidikan Reguler (Pasis) Dikreg LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun Anggaran 2026, bertempat di Gedung Prof. Dr. Satrio Seskoad, Bandung.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, yang sekaligus menjadi pemateri dengan mengangkat tema “Pendekatan Geokultural Multiaktor Kodeterminatif dalam Mewujudkan Pembangunan Papua yang Damai, Bermartabat, dan Berkelanjutan.”

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi Papua yang memiliki keragaman geografis, sosial budaya, ekonomi, ekologis, hingga karakteristik keamanan yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Trending Now:  Moses Wanggar Mahuze dan Yulius Yogi Ajukan Gugatan Perdata Terkait Dugaan Salah Bayar Tanah GOR Hiad Sai Merauke

Keberagaman tersebut membutuhkan pendekatan pembangunan yang kontekstual dan terintegrasi. Kebijakan pembangunan perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing daerah agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.

Dalam kerangka pemikiran seminar, pendekatan Geokultural Multiaktor (GMK) menekankan pentingnya penyesuaian kebijakan berdasarkan karakteristik wilayah, penguatan sinergi antarpemangku kepentingan, serta keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) secara bermakna dalam proses pengambilan keputusan.

Pendekatan ini penting mengingat pembangunan Papua masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kesenjangan pelayanan dasar, perbedaan akses antardaerah, dinamika keamanan, hingga perlunya penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan.

Melalui forum tersebut, berbagai unsur diharapkan dapat membangun pemahaman bersama mengenai keterkaitan antara pembangunan, stabilitas keamanan, dan perdamaian dengan tetap memperhatikan karakteristik setiap wilayah.

Seminar juga membahas pentingnya sinergi multiaktor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga adat, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan Papua.

Trending Now:  Kodim 1707/Merauke Latih Baris-Berbaris Siswa Baru SMK Negeri 12 Kesehatan

Salah satu substansi yang menjadi perhatian adalah penguatan peran Orang Asli Papua dalam menentukan prioritas pembangunan, pengambilan keputusan, pengawasan, evaluasi, hingga penerimaan manfaat pembangunan.

Dengan demikian, masyarakat adat tidak hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, tetapi juga harus memperoleh ruang partisipasi yang bermakna dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Kehadiran Gubernur Apolo Safanpo dalam seminar nasional tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk mendukung ruang dialog dan pertukaran gagasan yang dapat menghasilkan rekomendasi strategis bagi pembangunan Papua.

Kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, akademisi, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu membangun kesamaan perspektif dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang memperhatikan kondisi geografis, sosial budaya, serta kebutuhan masyarakat.

Seminar Nasional Papua Pasis Dikreg LXVIII Seskoad TA 2026 dilaksanakan melalui pemaparan materi oleh narasumber, diskusi panel, sesi tanya jawab, serta perumusan pokok-pokok rekomendasi.

Trending Now:  Menkominfo Dorong Praktisi Kehumasan Manfaatkan Teknologi AI

Hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut meliputi terbangunnya pemahaman bersama mengenai pentingnya pembangunan Papua yang kontekstual, penguatan sinergi multiaktor, peningkatan partisipasi OAP, serta tersusunnya rekomendasi implementatif untuk pembangunan Papua dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Melalui pendekatan yang memperhatikan karakteristik wilayah dan melibatkan seluruh unsur masyarakat, pembangunan di Papua, termasuk Provinsi Papua Selatan, diharapkan mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, aman, damai, bermartabat, dan berkelanjutan. (***)

You Might Also Like

Pemprov Papua Selatan Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-4, Sejumlah Kegiatan Disiapkan

Pemkab Merauke Hibahkan 9 Hektare, Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Disiapkan

BMKG Prediksi Musim Hujan di Perkotaan Merauke Mulai Akhir November

Stasiun PPMHKP Merauke Sosialisasikan Bulan Mutu 2026, Buka Gerai 9 Layanan Sertifikasi dan Salurkan 500 Paket Ikan

Tiffa News 04/11/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Di Balik Dugaan Penyadapan Presiden: Benarkah Sekadar Operasi Ilegal, atau Ada Dimensi Politik yang Belum Terungkap?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Momentum Sumpah Pemuda, BMP Boven Digoel Serukan Persatuan dan Tolak Separatisme

By Tiffa News 7 days ago
Agrinas dan CPP Gandeng Pemkab Boven Digoel Bangun Langkah Kesejahteraan
Sumpah Pemuda, Agrinas Palma dan CPP Salurkan Bantuan untuk Warga Boven Digoel
Tanah Bandara Mopah Merauke Adalah Luka Lama, Perlu Ada Solusi
PT. APN Berangkatkan 35 Pemuda Lokal Boven Digoel Ikuti Program Vokasi Perkebunan

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?