TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Wagub Papua Selatan Perjuangkan Inpres Khusus DOB : Mama-Mama Papua Tergusur, Hutan Hilang
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Wagub Papua Selatan Perjuangkan Inpres Khusus DOB : Mama-Mama Papua Tergusur, Hutan Hilang
BERITAPPS

Wagub Papua Selatan Perjuangkan Inpres Khusus DOB : Mama-Mama Papua Tergusur, Hutan Hilang

Last updated: 07/05/2025 - 19:20
By Tiffa News
Share
Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan, Paskalis Imadawa. (Foto: tiffanews.co.id/istimewa)
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap dampak nyata dari kebijakan efisiensi anggaran yang dialami daerah otonomi baru (DOB), khususnya Provinsi Papua Selatan. Dalam sambutannya di kegiatan Fasilitasi Teknis Pra-Musrenbang Tematik GEDSI yang digelar di Hotel Halogen, Rabu (7/5/2025), Paskalis menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan pusat yang dianggap mengabaikan kondisi riil daerah baru.

Paskalis menyoroti ketimpangan yang terjadi antara provinsi lama dan DOB. Menurutnya, efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat justru menghambat laju pembangunan fisik di Papua Selatan. Padahal, masyarakat di DOB memiliki kebutuhan dasar yang mendesak untuk segera dipenuhi.

“Kalau bisa, kita perjuangkan agar ada Instruksi Presiden (Inpres) khusus untuk DOB. Harus ada kekhususan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Paskalis mengungkapkan kekhawatirannya atas nasib masyarakat asli Papua, terutama mama-mama Papua, yang semakin termarjinalkan akibat masuknya investasi dan proyek pembangunan yang tidak berpihak. Ia menilai banyak warga asli yang tergusur, sementara hutan—sumber penghidupan mereka—telah hilang tanpa kompensasi yang jelas.

Trending Now:  Bupati Intan Jaya Sampaikan Orasi Ilmiah di Dies Natalis ke-67 Fakultas Hukum UNSRA

“Sekarang mama-mama asli Papua sudah tidak punya tempat. Hutan mereka sudah tidak ada. Ke depan, kita harus pikirkan agar ada lapangan kerja yang benar-benar disiapkan untuk mereka,” ujarnya penuh keprihatinan.

Pernyataan ini menjadi kritik keras terhadap pendekatan pembangunan yang belum sensitif terhadap kondisi sosial dan kultural Papua. Wagub Paskalis menegaskan bahwa tanpa adanya kebijakan afirmatif dan keberpihakan nyata, DOB seperti Papua Selatan hanya akan menjadi label administratif tanpa makna substantif bagi masyarakat adat yang selama ini menjadi penjaga tanah Papua. (Ron)

You Might Also Like

Bidik 2029! Apolo Pastikan Golkar Papua Selatan Siap Mesin Politik Sejak Dini

Musda Golkar Merauke Digelar, Apolo Safanpo : Harus Aman, Tertib dan Bermartabat

Gubernur Papua Selatan Bahas Peternakan Terintegrasi dengan Dirjen PKH

Genap 29 Tahun, Distrik Kurik Diajak Bersatu Hadapi Perubahan dan Pembangunan

Tiffa News 07/05/2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wagub Papua Selatan Tegas: Anak Berkebutuhan Khusus Harus Didata Hingga ke Rumah!
Next Article Ferdinandus Kainakaimu Siap Maju sebagai Calon Sekda Papua Selatan, Berkas Pendaftaran Sudah Lengkap!
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAOPINI

Dialektika Koteka Dan Seragam Khaki: Menakar Identitas Tubuh Birokrasi Di Tanah Papua

By Tiffa News 5 days ago
Pasca Insiden Korowai, Gubernur Apolo Pastikan Evakuasi Total Petugas dan Warga
Berfilsafat Membentuk Manusia Radikal dalam Berpikir
Retaknya Mitos “Selatan Aman”
Sekda: Kunker DJPK Bukti Perhatian Pusat untuk Papua Selatan

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?