TIFFANEWS.CO.ID — Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah subsidi pemerintah tanpa DP pada Selasa (17/3/2025) di Jalan Poros Tujuh Wali-Wali, Merauke. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah di Kabupaten Merauke.
Acara tersebut dihadiri oleh anggota DPR Kabupaten Merauke, para pimpinan OPD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, pimpinan PT. SS Kuprik, pihak perbankan dari BNI, para pengembang, mitra perumahan, rekan media, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Yoseph B. Gebze menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di tengah suasana kebersamaan, meskipun sebelumnya sempat diguyur hujan.
“Ini merupakan momentum penting dalam upaya kita bersama untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Kebutuhan akan perumahan di Merauke terus meningkat seiring dengan perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa saat ini kawasan Kota Merauke mengalami perkembangan yang cukup pesat. Jika sebelumnya pemukiman terpusat di sepanjang Jalan Mandala, kini wilayah seperti Brawijaya, Mopah Lama, dan sekitarnya mulai berkembang dan semakin padat.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penataan kawasan permukiman, termasuk pengembangan wilayah baru yang lebih terencana dan dilengkapi dengan sarana prasarana yang memadai.
“Kita harus mulai mengarahkan pembangunan ke wilayah-wilayah baru agar ke depan terbentuk kawasan hunian yang tertata, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat menjadi peluang besar bagi daerah. Namun, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan sektor perbankan.
“Kami mengapresiasi para pengembang dan pihak perbankan, khususnya BNI, yang telah berkonitmen mendukung pembangunan perumahan di Merauke. Sinergi ini sangat penting agar program ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kebutuhan perumahan tidak hanya untuk masyarakat menengah ke atas, tetapi juga harus menyasar masyarakat berpenghasilan rendah agar tercipta keadilan sosial.
Melalui peletakan batu pertama ini, Pemerintah Kabupaten Merauke berharap pembangunan rumah subsidi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Kegiatan diakhiri dengan prosesi simbolis peletakan batu pertama oleh Bupati Merauke bersama para tamu undangan, sebagai tanda dimulainya pembangunan kawasan perumahan subsidi tersebut. (Djo)




