TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Koperasi Merah Putih di Merauke Hampir Rampung, 189 dari 190 Kampung Sudah Terbentuk
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Koperasi Merah Putih di Merauke Hampir Rampung, 189 dari 190 Kampung Sudah Terbentuk
BERITA

Koperasi Merah Putih di Merauke Hampir Rampung, 189 dari 190 Kampung Sudah Terbentuk

Last updated: 11/06/2026 - 13:04
By Tiffa News
Share
Kepala Seksi Pengawasan dan Pemeriksaan Koperasi, KSP dan USP Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Merauke, Imakulata Mauwun.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Program pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi bagian dari program nasional terus berjalan di Kabupaten Merauke. Hingga saat ini, sebanyak 189 KDMP telah terbentuk dari total 190 kampung yang menjadi target pembentukan koperasi di daerah tersebut.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pemeriksaan Koperasi, KSP dan USP Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Merauke, Imakulata Mauwun, S.Sos., menjelaskan bahwa percepatan pembentukan KDMP dilakukan berdasarkan instruksi pemerintah pusat yang dilaksanakan secara nasional.

“Untuk Kabupaten Merauke terdapat 190 KDMP yang direncanakan. Namun dalam proses percepatan pembentukan, sebanyak 189 KDMP telah berhasil diproses. Satu kampung yang administrasinya belum terunggah adalah Kampung Kimaan,” ujarnya.

Dari 189 KDMP yang telah terbentuk, sebanyak 155 koperasi telah mengantongi badan hukum, sementara 34 lainnya masih dalam proses penyelesaian administrasi di tingkat kampung dan kelurahan.

Meski sebagian besar koperasi telah berbadan hukum, Imakulata mengungkapkan bahwa baru dua KDMP yang telah menjalankan kegiatan usaha secara aktif.

Trending Now:  Kasdim 1702/JWY Hadiri Sidang Klasis GKI Baliem Yalimo Ke-XV

“Yang sudah melaksanakan administrasi, manajemen, dan operasional usaha baru dua koperasi, yaitu KDMP Kampung Harapan Makmur di Distrik Kurik dan KDMP Kampung Yasa Mulia di Distrik Tanah Miring,” jelasnya.

Pada tahun 2026, pemerintah juga mendorong pembangunan fisik KDMP. Hingga kini, terdapat 17 kampung di Kabupaten Merauke yang sedang dalam proses pembangunan gedung koperasi.

“Yang sudah selesai dibangun 100 persen dan telah di-launching baru satu, yaitu di Kampung Marga Mulia, Distrik Semangga. Kampung lainnya masih menghadapi kendala ketersediaan lahan,” katanya.

Menurut Imakulata, persoalan lahan menjadi tantangan utama, terutama di wilayah perkotaan. Jika di kampung masih memungkinkan memanfaatkan aset milik kampung, kondisi berbeda terjadi di sejumlah kelurahan yang memiliki keterbatasan lahan.

“Untuk Distrik Merauke yang memiliki 11 kelurahan, pembangunan gedung koperasi terkendala tanah. Misalnya di Kelurahan Mandala, lahannya sedang diproses tetapi luasannya belum memenuhi kebutuhan yang ditetapkan pihak Agrinas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak terlibat langsung dalam pembangunan fisik koperasi karena pelaksanaannya ditangani pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah pusat.

Trending Now:  Babinsa Koramil Pantai Timur Bantu Warga Buat Kebun Rica

Terkait operasional koperasi, Imakulata mengatakan masih terdapat anggapan di masyarakat bahwa setelah KDMP dibentuk, koperasi tersebut dapat langsung beroperasi dan memperoleh dukungan anggaran. Padahal, masih diperlukan berbagai tahapan administrasi serta dukungan sumber daya yang memadai.

Karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat tidak hanya mendorong pembentukan koperasi, tetapi juga memberikan dukungan anggaran kepada daerah untuk mendukung pengembangan KDMP.

“Harapan kami, program yang sudah dilaksanakan oleh pusat juga harus didukung dengan anggaran ke daerah, khususnya di Papua Selatan. Adanya efisiensi anggaran membuat ruang gerak kami menjadi terbatas,” katanya.

Ia mengakui keterbatasan anggaran membuat Dinas Perindagkop Merauke saat ini masih lebih fokus pada pembinaan koperasi reguler yang telah berjalan.

“Untuk koperasi reguler yang aktif ada sekitar 190 koperasi. Sebelum program KDMP masuk, jumlah koperasi di Merauke sudah lebih dari 300. Jika tidak ada dukungan dari pusat, terutama untuk peningkatan kapasitas SDM dan pembinaan, maka ke depan KDMP juga akan mengalami kesulitan berkembang,” ujarnya.

Trending Now:  KKB Kembali Berulah Serang dan Bakar Camp Mining 81 di Pegunungan Bintang

Menanggapi keberadaan koperasi lama setelah hadirnya KDMP, Imakulata menjelaskan bahwa sebagian besar koperasi yang sudah ada tetap berjalan seperti biasa dan tidak otomatis dialihkan menjadi Koperasi Desa Merah Putih.

“Sesuai petunjuk teknis, tidak semua koperasi lama dialihfungsikan menjadi KDMP. Hanya beberapa koperasi tertentu yang dialihkan, salah satunya koperasi di Kampung Wasur,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa percepatan pembentukan KDMP didukung oleh 13 kementerian, termasuk Kementerian Desa. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah kampung untuk segera menyelesaikan pembentukan koperasi.

“Kalau kampung tidak mendukung pembentukan KDMP, ada konsekuensi terhadap proses administrasi tertentu. Karena itu percepatan pembentukan koperasi berjalan cukup maksimal. Yang masih menjadi kendala saat ini adalah pembiayaan notaris yang belum diselesaikan oleh sebagian kampung dan kelurahan,” pungkasnya. (***)

You Might Also Like

Papua Football Academy Gelar Seleksi Pemain U-13 di Merauke

Wagub Paskalis Imadawa Dilantik Jadi Ketua DPD HNSI Papua Selatan

Papua Selatan Dukung BPJS Kesehatan Perluas Cakupan Kepesertaan

Pemprov Papua Selatan Berkomitmen Perkuat Perlindungan Pekerja

Tiffa News 11/06/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter di Papua-Maluku, Pertalite Tetap Rp10.000
Next Article Pemprov Papua Selatan Berkomitmen Perkuat Perlindungan Pekerja
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

MRP Papua Selatan Tegaskan Lima Jabatan OPD Harus Diisi Orang Asli Papua

By Tiffa News 7 days ago
Politisir Legitimasi Kedaulatan Adat Papua
Anggaran Rp43 Miliar Disorot, Kejari Selidiki Pengadaan Barang Program Revitalisasi Unmus
Pemprov Papua Selatan Lepas 145 Mahasiswa Penerima Beasiswa Afirmasi
Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter di Papua-Maluku, Pertalite Tetap Rp10.000

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?