TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Sambut Paus Fransiskus di Vanimo, Pegiat Literasi Papua : “Pemimpin Mecerminkan Kasih”
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Sambut Paus Fransiskus di Vanimo, Pegiat Literasi Papua : “Pemimpin Mecerminkan Kasih”
BERITA

Sambut Paus Fransiskus di Vanimo, Pegiat Literasi Papua : “Pemimpin Mecerminkan Kasih”

Last updated: 08/09/2024 - 16:18
By bungben
Share
Pegiat peace literacy sambut kedatangan Paus Fransiskus.(Yulius, Alfonsa (kacamata), Agustina Bano dan Sarlota) Foto: Welmina Maenka
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID,- Pegiat literasi perdamaian—Pace Literacy Institute Indonesia (PLII) wilayah Papua, dengan sukacita menyambut kedatangan Sri Paus Fransiskus di Vanimo, Provinsi Sundaun, Papua New Guinea (PNG) pada Minggu,(8/09,2024)

Pegiat literasi itu, diantaranya, Maiton Gurik, Alfonsa Wayap dan Agustina Bano, ketiganya merupakan pegiat literasi yang berada di Kampung Koya Tengah, perbatasan RI-Vanimo.

“Kami belajar dari banyak refrensi secara global tentang Paus Fransiskus. Paus Fransiskus adalah wajah perdamaian Dunia, karena itu kunjungan Paus Fransiskus bukan sekedar kunjungan biasa. Semoga kunjungan ini ada satu harapan dan juga pesan-pesan perdamaian bagi kami,” ujar Maiton.

Ketiganya mengaku, gerakan literasi perdamaian bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat luas dan khusus anak-anak Papua.

Dalam aktivitas di Pace Literacy  melaluai ruang literasi—menulis dan membaca—selalu ditekankan tentang pentingnya perdamaian.

Kehadiran Paus Fransiskus di Vanimo yang masih satu daratan dengan Papua, dipandang sebagai lawatan sungguh berkesan

Trending Now:  GP Ansor Anugerahi “Penghormatan Martabat Kemanusiaan” untuk Mendiang Paus Fransiskus

“Kami PLII di Papua melihat Paus dari Ensiklik Laudato Si kepada umat manusia yang sungguh berarti dalam konteks Papua.

Kepada media ini, Alfonsa menuturkan, di tengah berbagai dinamika sosial, politik, dan konflik, lawatan Paus Fransiskus kembali mengingatkan umat manusia pada pesan ensiklik Laudato Si.

“Sebab, sekarang ini ribuan spesies tanaman dan hewan di dalam hutan, punah. Akibat aktivitas manusia. Generasi mendatang,tidak pernah tahu dan lihat lagi,”katanya.

Maiton Gurik, Pegiat peace literacy,PLII di Papua. Foto: Alfonsa

Di sela itu, Agustina yang juga umat GKI Gloria Koya Tengah,perbatasan RI-PNG merasa bersyukur bisa bersama-sama umat lainnya ke Vanimo

“Seorang pemimpin mencerminkan kasih. Kami merasa bersyukur dan bisa hadir di Vanimo. Ini momen besejarah. Kehadiran Paus Fransiskus bagi kami, merupakan satu tanda kehadiran Tuhan melalui Paus Fransiskus.Teladan kerendahaan hatinya, patut kami teladani dalam kehidupan sehari-hari,”kesan Agustina.

Menurut Agustina, Paus Fransiskus bukan saja pemimpin umat Katolik, tetapi pemimpin perdamaian Dunia.

Trending Now:  Kunker PJ Gubernur Papua Selatan, Masyarakat Kampung Keluhkan Pendidikan dan Infrastruktur

“ Seorang pemimpin mecerminkan kasih. Kami sebagai umat Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua. Dari kampung Kampung Koya Tengah,Distrik Muara Tami,merasa bersyukur bahwa besok bisa hadir dalam momen tersebut,” ujarnya.

“Kehadiran seorang pemimpin bagi kami, memberikan arti akan kehadiran Tuhan. Kerendahan hati dari seorang pemimpin seperti Paus Fransiskus. Memberi kesan dan pesan kepada kami untuk meneladani cara hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari,”tambah Agustina. []Alfonsa Wayap

You Might Also Like

Dorong Gerbang Hati Kudus Yesus dan Kawal Otsus, ISKA Merauke Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

ISKA Kabupaten Merauke Resmi Bentuk Kepengurusan

Apolo Safanpo Soroti Benturan Regulasi dalam Implementasi Otsus Papua

Gubernur Papua Selatan, Wamendagri dan Komite Percepatan Bahas Tantangan Otsus Papua di NTV Today

TAGGED: GKI Tanah Papua, Literasi Papua, Paus Fransiskus, Pegiat Literasi
bungben 08/09/2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Misa Requiem: Kepergian Almarhum Pastor Yustinus Rahangiar Merupakan Duka Umat Intan Jaya
Next Article Sapa Pendukung, Masyarakat Kelapa Lima Sebut Paskalis Imadawa sebagai Harga Diri
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITABUDAYANUSANTARASOSOK

Integritas Kebijakan Uskup Agung Merauke Dalam Isu Sosial-Ekonomi dan Tata Kelola Kuria

By Tiffa News 6 days ago
Golkar Papua Selatan Gelar Rakor Umum Perkuat Konsolidasi
Pembukaan Retret Pastores Keuskupan Agung Merauke 2026 : “Semangat Kebapaan” dan Kesetiaan Imamat
Gubernur Papua Selatan Jadi Narasumber Program NTV Today
Apolo Safanpo Soroti Benturan Regulasi dalam Implementasi Otsus Papua

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?