TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar workshop pemetaan kelompok rentan dan persiapan forum tematik pra-Musrenbang 2026 di Swissbel-hotel Merauke, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem perencanaan pembangunan daerah agar lebih inklusif dan terstruktur, khususnya dalam memastikan keterlibatan kelompok rentan dalam proses pembangunan.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno mewakili Gubernur Apolo Safanpo mengatakan kelompok rentan seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, orang asli Papua dan kelompok marjinal lainnya kerap berada pada posisi paling terdampak namun minim keterlibatan dalam perencanaan.

“Workshop yang dilaksanakan hari ini merupakan upaya membangun sistem perencanaan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan terstruktur,”kata dia.
Ia menegaskan pemetaan yang dilakukan melalui workshop ini akan menjadi dasar agar forum tematik pra-Musrenbang tidak hanya bersifat seremonial.
“Saya berharap melalui workshop inj dapat menghasilkan pemetaan yang akurat, komprehensif, dan konstektual terhadap kelompok rentan di Papua Selatan,”katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan secara serius dan konstruktif.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat pembangunan Papua Selatan yang inklusif, adil dan berkelanjutan,”ujarnya. (***)




