TIFFANEWS.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan berkolaborasi dengan Yayasan Raih Impian Tanah Papua (RITA) menggelar Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) selama sepekan di Hotel Halogen Merauke.
Kegiatan pendampingan ini diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) jenjang S2 dan S3 dengan kuota 50 peserta sebagai persiapan menghadapi pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II.
Ketua Yayasan Raih Impian Tanah Papua, Martha Elisabet Titihalawa, mengatakan meski kuota peserta telah terpenuhi, sejumlah peserta tambahan tetap hadir setelah mengetahui informasi kegiatan tersebut.
“Awalnya memang terjadi sedikit miskomunikasi karena ada beberapa peserta yang diperkirakan tidak hadir sehingga panitia sempat mencari peserta pengganti. Namun setelah kuota 50 peserta terpenuhi, masih ada peserta lain yang datang untuk mengikuti kegiatan,” ujarnya, Senin (15/06/2026).
Menurut Martha, panitia telah menjelaskan bahwa kouta peserta telah penuh. Namun beberapa peserta tetap ingin mengikuti kegiatan demi memperoleh materi dan informasi terkait peluang melanjutkan studi.

“Salah satu peserta menyampaikan bahwa dirinya tetap ingin mengikuti kegiatan meskipun tidak tercatat sebagai peserta resmi. Baginya yang terpenting adalah memperoleh materi, belajar, dan mendapatkan informasi mengenai peluang melanjutkan studi,” katanya.
Ia menilai hal tersebut menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda Papua Selatan untuk melanjutkan pendidikan. Untuk mendukung kegiatan tersebut, panitia menghadirkan narasumber dari komunitas Mata Garuda, alumni LPDP, serta sejumlah pihak yang berpengalaman di bidang beasiswa dan pendidikan tinggi.
Martha menjelaskan bahwa seleksi LPDP terdiri dari tahapan administrasi, Tes Bakat Skolastik (TBS), dan wawancara. Sementara peserta yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) hanya mengikuti seleksi administrasi dan wawancara.
Dalam kesempatan itu, Martha juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Ignasius Babaga, Ketua Panitia Petrus Mbaraka, serta seluruh tim yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, salah satu peserta, Maria Natalia Paskalina Awi, S.Pd., M.M., menilai kegiatan pendampingan sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman mengenai tahapan seleksi LPDP Tahun 2026 Batch II, khususnya latihan Tes Bakat Skolastik yang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi.
“Kegiatan ini sangat positif, bermanfaat, dan berdaya guna khususnya bagi kami anak-anak Orang Asli Papua di Provinsi Papua Selatan,” Tutupnya .(JW)




