TIFFANEWS.CO.ID – Memasuki hari ke-9 Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Selatan Tahun 2026, para peserta mulai menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan pola latihan yang padat dan disiplin.
Koordinator Pelatih Paskibraka Provinsi Papua Selatan Tahun 2026, Deswy Tatawalat, mengatakan proses diklat tidak hanya diarahkan pada kemampuan fisik dan teknis pengibaran bendera, tetapi juga pembentukan karakter melalui pendidikan, pelatihan, dan pengasuhan.
“Setiap hari peserta memulai aktivitas dengan olahraga pagi, kemudian sarapan, dilanjutkan latihan intensif hingga pukul 17.00 WIT. Setelah itu makan malam dan pada malam hari mengikuti sesi pengasuhan,” kata Deswy di Merauke, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, sesi pengasuhan pada malam hari menjadi bagian penting dalam membentuk karakter para peserta. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari wawasan kebangsaan, nasionalisme, pembinaan karakter hingga materi kepemimpinan dan kecintaan terhadap tanah air.
Deswy menjelaskan, pada pekan pertama pelaksanaan diklat, sebagian peserta masih harus menyesuaikan kondisi fisik dengan intensitas kegiatan yang cukup tinggi.
“Memang selama satu pekan awal latihan, ada perubahan pada stamina fisik peserta. Masih terdapat beberapa persoalan kesehatan, tetapi sejauh ini dapat ditangani oleh tim kesehatan yang tergabung dalam kepanitiaan Paskibraka,” jelasnya.
Seiring berjalannya waktu, kondisi fisik dan stamina peserta mulai menunjukkan perkembangan positif. Para peserta dinilai semakin mampu mengikuti ritme latihan, menjaga kedisiplinan, serta menyesuaikan diri dengan aktivitas harian yang cukup padat.
“Dari hari ke hari mereka mulai beradaptasi. Kondisi fisik dan stamina juga semakin baik sehingga mereka bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih optimal,” ujarnya.
Deswy menambahkan, tim pelatih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan fisik maupun mental peserta. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anggota Paskibraka berada dalam kondisi yang siap sebelum menjalankan tugas pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia optimistis seluruh peserta akan mencapai kondisi terbaik saat dikukuhkan dan menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026.
“Kami optimistis sampai pada pelaksanaan pengukuhan dan pengibaran Bendera Merah Putih nanti, seluruh peserta berada dalam kondisi terbaik dan mampu menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka Provinsi Papua Selatan dengan baik,” pungkasnya. (***)




