TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Kekeringan Ancam Panen, Papua Selatan Siapkan Beras dari Luar hingga Desember
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Kekeringan Ancam Panen, Papua Selatan Siapkan Beras dari Luar hingga Desember
BERITAPPS

Kekeringan Ancam Panen, Papua Selatan Siapkan Beras dari Luar hingga Desember

Last updated: 17/09/2026 - 16:11
By Tiffa News
Share
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Kekeringan mulai mengancam produksi padi di Papua Selatan. Sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Merauke berpotensi mengalami gagal panen karena pasokan air semakin terbatas.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena sebagian tanaman padi saat ini masih berusia muda dan membutuhkan pasokan air hingga memasuki masa panen.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino, mengatakan pemerintah belum memiliki data final mengenai luas lahan yang terdampak kekeringan. Pendataan masih dilakukan untuk memastikan luasan tanaman yang berpotensi mengalami gagal panen.

“Untuk data berapa ribu hektare yang terdampak, kami belum memiliki data pasti. Namun, dengan kondisi kekeringan ini memang di beberapa lokasi terdampak, termasuk gagal panen karena kekurangan air,” kata Paino usai mengikuti upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di KTM (Kota Terpadu Mandiri) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Kamis (17/9/2026).

Trending Now:  Peduli Kesehatan Anak, Babinsa Pos Ramil Iniyandit Dampingi Kegiatan BIAS

Menurut Paino, kondisi yang cukup mengkhawatirkan terjadi pada tanaman padi yang saat ini berusia sekitar satu bulan. Apabila dalam dua bulan ke depan tidak tersedia sumber air yang cukup, tanaman tersebut berisiko tidak dapat dipanen.

Sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan antara lain Kurik, Semangka dan Tanah Miring. Sementara lahan yang masih memiliki sumber air tetap dimanfaatkan untuk pertanaman, meski luasnya terbatas.

Dampak kekeringan tersebut mulai menjadi perhatian karena berpotensi mempengaruhi produksi beras lokal. Pemerintah Provinsi Papua Selatan pun telah berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk mengantisipasi kebutuhan beras masyarakat hingga akhir tahun.

“Kalau untuk kebutuhan Merauke saja cukup. Cuma nanti ada kegiatan bantuan-bantuan kepada masyarakat. Hasil koordinasi dengan Bulog, akan mendatangkan beras dari luar karena memang tidak cukup sampai Desember,” ujarnya.

Di tengah ancaman penurunan produksi, pemerintah masih berupaya menyelamatkan tanaman yang terdampak. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah kabupaten dan Balai Sungai Rawa untuk melihat kemungkinan penggunaan pompa pada lahan yang masih memungkinkan diselamatkan.

Trending Now:  Pemprov Papua Selatan dan Kejaksaan Tinggi Papua Teken MoU Kerjasama

Paino mengatakan kondisi kekeringan tidak hanya terjadi di Merauke, tetapi juga menjadi persoalan di sejumlah wilayah Indonesia. Karena itu, pemerintah masih melakukan pendataan sekaligus menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampaknya terhadap produksi pangan.

Di sisi lain, penyerapan beras oleh Bulog pada 2026 disebut baru mencapai sekitar 4.000 ton dari target sekitar 27 ribu ton.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyiapkan pasokan beras guna memenuhi kebutuhan masyarakat Papua Selatan hingga akhir tahun.

(JW)

You Might Also Like

Atasi Gangguan Lalat, Tim 17 IPB Serahkan 45 Kit Flytraktan kepada Peternak Semangga

Lucky Avianto Ajak TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

BLUD DPD-RI dan Pemprov Papua Selatan Perkuat Sinergi Pembentukan Produk Hukum Daerah

KASAD dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Karhutla

Tiffa News 17/09/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy1
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Apolo Safanpo Soroti Empat Aspek Penting Pembangunan Transportasi
Next Article KemenHAM Papua Barat Beri Penguatan HAM bagi Aparatur Dinkes Merauke
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Momentum Sumpah Pemuda, BMP Boven Digoel Serukan Persatuan dan Tolak Separatisme

By Tiffa News 4 days ago
Dapur APN Bagikan Makan Bergizi Gratis kepada 100 Siswa SD Negeri Persiapan Miri
Agrinas dan CPP Gandeng Pemkab Boven Digoel Bangun Langkah Kesejahteraan
PIKI Awards Jadi Inspirasi bagi Kader dan Pemuda Gereja di Papua Selatan
83 Siswa dari Tiga Kabupaten Unjuk Bakat dalam Pertandingan Bulu Tangkis di Merauke

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?