TIFFANEWS.CO.ID – Penyelenggaraan PIKI Awards mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan di Papua Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026) tersebut disiarkan secara langsung melalui Metro TV.
Sementara itu, pengurus PIKI di daerah, termasuk Caretaker PIKI Papua Selatan, mengikuti rangkaian acara melalui Zoom dan siaran langsung YouTube dari Gereja GPI Gunung Sinai, Merauke.
Penghargaan yang digagas Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) ini dinilai menjadi terobosan untuk mengapresiasi tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam bidang kemanusiaan, toleransi, perdamaian, dan berbagai sektor lainnya.
Ketua Caretaker PIKI Papua Selatan, Ronald Imkotta, menilai PIKI Awards sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan potensi dan visi PIKI yang berlandaskan moto Veritas et Caritas, yang berarti kebenaran dan kasih. Menurutnya, penghargaan ini dapat mendorong lahirnya tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai latar belakang agama, suku, dan profesi.
“PIKI Awards merupakan terobosan yang luar biasa untuk memperkenalkan potensi dan visi PIKI dalam menghadirkan perdamaian serta memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Saya berharap penghargaan ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak bidang, termasuk lingkungan hidup,” ujar Ronald.

Ia juga mendorong pengurus PIKI di Provinsi Papua Selatan hingga tingkat kabupaten menjadikan PIKI Awards sebagai motivasi untuk mengangkat tokoh-tokoh yang berkontribusi bagi kemanusiaan, kasih, dan perdamaian. Menurutnya, tokoh-tokoh yang memperjuangkan toleransi dan mencegah konflik memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Terkait perkembangan organisasi, Ronald menjelaskan bahwa kepengurusan PIKI di Papua Selatan masih berstatus caretaker. Meski demikian, ia menilai potensi intelektual Kristen di wilayah tersebut cukup besar, mulai dari kalangan profesional hingga kader organisasi kepemudaan dan pemuda gereja.
Karena itu, kepengurusan caretaker berupaya melakukan pendataan, menghimpun para intelektual, serta mempersiapkan pembentukan kepengurusan PIKI di setiap kabupaten sebelum pelaksanaan musyawarah tingkat provinsi untuk membentuk kepengurusan definitif.
Sementara itu, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Merauke, Daniel Kabes, menilai nilai-nilai yang diusung PIKI Awards relevan bagi kader di wilayah perbatasan. Menurutnya, penghargaan tersebut dapat memperkuat integritas kader sekaligus mendorong mereka menjadikan keterbatasan sebagai peluang untuk berkembang.
“Nilai PIKI Awards relevan bagi kader di wilayah perbatasan karena dapat membangun mentalitas integritas tanpa batas, yaitu menjadikan keterbatasan sebagai peluang untuk terus berkembang. Kualitas kepemimpinan tidak ditentukan oleh letak geografis, tetapi oleh ketangguhan, komitmen, dan prinsip moral,” ungkap Daniel.
Ia menjelaskan bahwa kader di wilayah perbatasan, seperti Kabupaten Merauke, masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga akses informasi. Namun, tantangan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang bagi kader untuk terus meningkatkan kapasitas dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Harapan serupa disampaikan Ketua Pemuda Gereja GPI Gunung Sinai, Rizky Amanda Hezrani Titihalawa. Ia berharap PIKI dapat menjadi jembatan strategis untuk mentransformasikan pemuda lokal menjadi aktor intelektual di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai Kristiani.
“Kami berharap PIKI dapat menjadi jembatan strategis untuk mentransformasikan pemuda lokal menjadi aktor intelektual di tingkat global dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Kristiani, serta membuka ruang pengembangan kapasitas, pendidikan, dan kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan,” kata Hezrani.
Menurutnya, PIKI perlu membuka ruang pengembangan kapasitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas akses pemuda terhadap pendidikan dan jaringan intelektual. Dengan demikian, pemuda gereja diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi juga tampil sebagai generasi berintegritas, berwawasan luas, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. (JW)




