TIFFANEWS.CO.ID – Yayasan Raih Impian Tanah Papua (RITA) bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Merauke menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kali Weda, Onggatmit, dan Wenirkay sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Ketua Yayasan Raih Impian Tanah Papua (RITA), Martha Elisabeth Titihalawa, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut merupakan respons terhadap kondisi kekurangan air bersih yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Merauke.
” Kemarau panjang memicu krisis air bersih yang parah. Masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air layak konsumsi, sehingga kami harus bergerak cepat untuk mencegah krisis kesehatan,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Sementara itu, Ketua GMKI Cabang Merauke, Daniel F. Kabes, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keterlibatan GMKI dalam merespons persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Daniel, GMKI harus hadir dan terlibat langsung dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, bukan hanya bergerak di lingkungan organisasi.
“GMKI tidak boleh menjadi menara gading. Penderitaan masyarakat akibat kekeringan dan ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Merauke merupakan panggilan iman sekaligus tanggung jawab sosial kami,” tegasnya.
Selain menyalurkan air bersih, GMKI Cabang Merauke juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.
Daniel menyebut kondisi Karhutla di Merauke sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Ia pun mendesak agar penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap siapa pun yang sengaja melakukan pembakaran lahan.
“Karhutla di Merauke sudah lampu kuning. Kami mendesak penegakan hukum tegas bagi siapa pun yang sengaja membakar lahan, karena ini merusak masa depan ekosistem Papua,” katanya.
Melalui aksi tersebut, RITA dan GMKI Cabang Merauke tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kemarau panjang, tetapi juga mengajak semua pihak meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan lingkungan dan pencegahan Karhutla. (JW)




