TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: HUT Noken Ke-10, Titus Pekei: Pemerintah Tidak Serius Perhatikan Noken
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > HUT Noken Ke-10, Titus Pekei: Pemerintah Tidak Serius Perhatikan Noken
BERITA

HUT Noken Ke-10, Titus Pekei: Pemerintah Tidak Serius Perhatikan Noken

Last updated: 07/12/2022 - 14:16
By Chelin
Share
FOTO DOKUMENTASI : Titus Pekei dalam satu kesempatan diskusi di Jakarta beberapa tahun lalu. (Foto : Ist)
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID, Hari ulang tahun Noken ke-10 yang jatuh pada 4 Desember 2022 menjadi kesempatan yang baik untuk merefleksikan perjalanan perlindungan dan pelestarian Noken sebagai warisan budaya tak benda  sejak didekarasikan di Paris 4 Desember 2012 lalu.

Penggagas Noken Papua ke Unesco, Titus Pekei mengatakan, ulang tahun Noken yang kesepuluh saat ini tidak bedanya dengan perayaan-perayaan sebelumnya, bahkan untuk tahun ini perayaan noken jutru lebih sepi dari tahun sebelumnya.

“Di tengah perhatian pada pemekaran DOB Papua, tidak banyak pihak terutama pemerintah yang menaruh perhatian pada perayaan ulang tahun Noken. Padahal merayakan ulang tahun itu, bukan sekadar seremonial, tapi kesempatan yang baik untuk merefleksikan apa yang sudah dan tengah dikerjakan, dan bagaimana menentukan strategi perlindungan dan pelestarian Noken ke depan  yang lebih baik,” kata Titus Pikei dalam rilisnya yang diterima tiffanews. Minggu (4/12).

Penulis buku “Cermin Noken Papua” ini mengatakan, selama 10 tahun, pemerintah tidak serius memperhatikan Noken sebagai warisan budaya tak benda yang perlu dilindungi. Selain perhatian terhadap DOB Papua yang menyita banyak waktu, perhatian terhadap Noken selama ini lebih berurusan pada rana artifisial  dan di permukaan saja, tidak menyentuh akar persoalan.

Trending Now:  PWKI ke Vatikan, Kardinal Suharyo: Berdoalah Agar Paus Fransiskus Tetap Sehat

“Kita mencatat bahwa noken selalu dibicarakan berhubungan dengan pemasaran, UMKM, kewajiban menggunakan noken, hingga noken yang menjadi cendera mata khas Papua, namun kita lupa bahwa pelestarian noken mestinya menyentuh akar persoalan yakni ketersediaan bahan baku yang berarti berhubungan kesiapan lingkungan,pewarisan nilai yang berhubungan dengan makna dan soal kreasi noken dari anak muda Papua sebagai pewarisnya,” katanya.

Titus menegaskan bahwa, hingga hari Minggu 4 Desember 2022 ulang tahun Noken ke sepuluh, tidak ada perubahan signifikan yang terjadi dalam pelestarian dan perlindungan noken di masa mendatang.

Ketiadaan perhatian dari pemerintah ini, lanjut Titus, dapat saja dikarenakan ketidakpahaman akan budaya dan noken sebagai bagian hidup masyarakat Papua, atau juga karena lemahnya perhatian pada kebudayaan sebagai unsur penting membangun Papua.

Padahal, kata Titus,  Unesco telah menetapkan noken sebagai warisan budaya tak benda dalam daftar yang perlu segera dilindungi yang merupakan langkah strategis untuk melaksanakan rencana aksi dan perlindungan serta pelestarian Noken.

Trending Now:  Pemprov PPS Teken Kesepakatan dengan DPD-RI : Kantor DPD Akan Dibangun di Merauke

Menurut Konvensi tahun 2003, urai Titus, telah ditetapkan bahwa lembaga yang berwenang menangani warisan budaya takbenda adalah  instansi tingkat nasional dan daerah dalam hal inipihak Indonesia, pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi Papua dan Papua Barat.

Perlindungan itu tertuang dalam rencana aksi seperti, inventarisasi warisan budaya Noken, pembuatan bahan ajar noken berupa buku, CD/DVD interaktif dan poster;  memasukkan noken ke dalam kurikulum sekolah sebagai Muatan Lokal, pelatihan noken melalui sanggar (pilot project) dan revitalisasi budaya noken di masyarakat, sosialisasi budaya noken oleh Pemerintah Daerah dan kerja sama dengan lembaga adat yang kompeten, akademisi, lembaga swadaya masyarakat di tanah Papua

“Ternyata sampai sekarang tidak terjadi apa-apa. Rencana aksi ini belum meluas dan mendarat di Papua karena belum maksimal dilakukan kecuali sosialisasi noken dari Lembaga Ekologi Papua,” katanya.

Trending Now:  Sekolah Rakyat dan Jalan Desa Jadi Perhatian Gubernur Apolo di Kampung Koa

Titus mengharapkan pemerintah untuk kembali memperhatikan dan memberdayakan kehidupan noken, sehingga budaya tidak hanya jadi pemadam kebakaran di saat muncul berbagai masalah dalam masyarakat.

Terakhir, Titus menyampaikan selamat hari Noken kepada para pengrajin noken di seluruh tanah Papua. Dia mengingatkan agar noken sebagai warisan budaya takbenda yang telah diputuskan Unesco pada  4 Desember 2012 menjadi kesempatan masyarakat untuk tetap melindungi dan melestarikannya.

“Pengrajin Noken di seluruh tanah Papua dan di tanah perantauan selamat Hari Noken ke-10 tahun. Setelah UNESCO menetapkan noken sebagai warisan budaya takbenda pada tanggal 4 Desember 2012,” tutupnya. (bn)

You Might Also Like

Koperasi Inggyash Ghuzi Bangun Kebun Sawit Mandiri di Ulilin, Siapkan 3.755 Hektare

50 Kuota Beasiswa Magister Inggris Dibuka, Gubernur Apolo Dorong Putra-Putri Papua Selatan Manfaatkan Kesempatan

Tim Ekspedisi Patriot IPB University Kolaborasi dengan Yonif TP 801 Merauke, Perkuat SDM Unggul di Transmigrasi Salor

Dua Pelaku 1,4 Juta Rokok Ilegal Tak Diproses sebagai Tersangka, Ini Penjelasan Bea Cukai Merauke

Chelin 07/12/2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Membaca Konstelasi Politik Nasional Jelang Pemilu 2024
Next Article Apolo Safanpo : Anak Muda Papua Miliki Kesempatan yang Sama
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAHANKAMPPS

1,49 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Apolo Safanpo Minta Pengawasan Rantai Distribusi Diperketat

By Tiffa News 2 days ago
Dua Pelaku 1,4 Juta Rokok Ilegal Tak Diproses sebagai Tersangka, Ini Penjelasan Bea Cukai Merauke
Pangkoarmada RI Musnahkan 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal di Papua Selatan
178 Warga Ikuti Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis, ITB dan RSBP Bawa Misi “Merauke Sehat”
Sinergi Dinkes Papua Selatan, ITB dan RSBP Bidik Penguatan Layanan Kesehatan di Merauke

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?