TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Kemenkes di Papua Selatan: Indonesia Masuk Sebagai Negara Berisiko Tinggi Polio
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Kemenkes di Papua Selatan: Indonesia Masuk Sebagai Negara Berisiko Tinggi Polio
BERITAPPS

Kemenkes di Papua Selatan: Indonesia Masuk Sebagai Negara Berisiko Tinggi Polio

Last updated: 27/05/2024 - 17:23
By Tiffa News
Share
dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, MKM. (Foto: tiffanews.co.id/Ron)
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Provinsi Papua Selatan Tahun 2024, dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, MKM, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia, menyampaikan keprihatinan bahwa Indonesia kini termasuk dalam negara berisiko tinggi untuk terpapar penyakit polio pada anak-anak.

Meskipun Indonesia sebelumnya telah memperoleh sertifikat bebas polio pada 2014, kejadian rumpun layu atau Acut Flaccid Paralysis (AFP) pada tahun 2022 menjadi peringatan akan potensi bahaya tersebut.

“Kita terus mengalami kejadian luar biasa (KLB) polio, mulai dari Aceh pada tahun 2022, kemudian Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dan kini Provinsi Papua menjadi sorotan dengan kasus di Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan saat ini di Provinsi Papua Selatan, Kabupaten Asmat,” ungkap dr. Prima, Senin (27/5/2024).

Polio, yang disebabkan oleh poliovirus, merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Karena itu, Kementerian Kesehatan memutuskan untuk melaksanakan kegiatan tambahan Pekan Imunisasi Nasional polio di beberapa wilayah Indonesia yang belum melaksanakan PIN.

Trending Now:  Alumni Unika Atma Jaya Jakarta Dukung Ekonomi Hijau

“Terdapat 33 provinsi yang harus melaksanakan PIN Polio ini. Penyelenggaraannya akan dilakukan dalam dua tahap, pertama di seluruh tanah Papua, dan sisanya akan dilaksanakan di 27 provinsi lainnya pada bulan Juli,” tambahnya.

dr. Prima juga mengungkapkan bahwa beberapa kasus telah terjadi di wilayah Papua, dengan 9 kasus di Papua Tengah, 1 kasus di Papua Pegunungan, dan 1 kasus di Papua Selatan.

Langkah-langkah antisipasi yang diambil Kementerian Kesehatan diharapkan dapat meminimalisir risiko penyebaran polio di Indonesia, sehingga kesehatan anak-anak dapat terlindungi dengan baik. (Djo)

You Might Also Like

Kader Muda Golkar: Di Tengah Sukses Program B50 dan Percepatan Blok Masela, Serangan terhadap Menteri Bahlil Dinilai Sangat Tendensius

Dr. Fitriani: Keberhasilan PSN di Papua Selatan Ditentukan oleh Keterlibatan Masyarakat Adat

Wamendagri Apresiasi Papua Selatan, 12 Road Map DOB Tuntas Sesuai Target

Menko Pangan Serap Aspirasi Daerah, Percepat Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Tiffa News 27/05/2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Sekda Papua Selatan Ajak Kerjasama Putus Penyebaran Polio
Next Article TP PKK Intan Jaya Dukung Launching Pekan Imunisasi Nasional Polio
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Menko Pangan Ungkap Rencana Pembangunan B50 di Papua Selatan

By Tiffa News 3 days ago
Kanwil KemenHAM Papua Barat Minta Dua Perda Kesehatan dan Masyarakat Adat Direvisi
Aksi Peduli Lingkungan, BMP Merauke Bersihkan Drainase dan Dorong Kesadaran Masyarakat
Papua Selatan Diperkirakan Miliki 4.606 Kasus TBC pada 2026, Perilaku Hidup Jadi Faktor Penyebab
Seminar Nasional KPPS Bahas Hak Ulayat dan Masa Depan Pembangunan Papua Selatan

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?