TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Efisiensi Anggaran, Banyak Pembangunan di Papua Selatan Tak Bisa Dilaksanakan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Efisiensi Anggaran, Banyak Pembangunan di Papua Selatan Tak Bisa Dilaksanakan
BERITAPPS

Efisiensi Anggaran, Banyak Pembangunan di Papua Selatan Tak Bisa Dilaksanakan

Last updated: 11/08/2026 - 05:16
By Tiffa News
Share
Evaluasi tersebut dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan efisiensi anggaran dan menurunnya kemampuan fiskal daerah berdampak terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan di Papua Selatan.

Ferdinandus menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua Selatan dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus diupayakan meningkat, namun belum mampu mengimbangi penurunan transfer dari pemerintah pusat.

“Banyak pembangunan yang kami tidak bisa laksanakan karena kemampuan anggaran yang tidak memadai,” kata Ferdinandus di sela-sela evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah pada usia tiga tahun di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (10/8/2026).

Evaluasi tersebut dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Ferdinandus mengatakan, dari sisi fiskal, APBD Papua Selatan selain bersumber dari PAD masih sangat bergantung pada transfer pemerintah pusat.

Trending Now:  Seleksi Sekda Papsel Belum Selesai, Katarina Yaas : Kami Ingatkan Sekali Lagi, Harus OAP Selatan !

“Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas fiskal daerah agar kemampuan pembiayaan pembangunan semakin kuat dan ketergantungan terhadap transfer pusat dapat dikurangi,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan transfer dari pemerintah pusat selama ini memungkinkan pemerintah daerah melaksanakan berbagai program pembangunan. Namun, ketika kemampuan fiskal mengalami penurunan, ruang pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan juga semakin terbatas.

Ferdinandus menyebut, pada 2024 APBD Papua Selatan berada di kisaran Rp1,7 triliun. Kemudian turun menjadi sekitar Rp1,2 triliun pada 2025 dan kembali turun menjadi sekitar Rp920 miliar pada 2026.

“Penurunan tersebut tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Berkurangnya kapasitas fiskal berpengaruh terhadap kemampuan pemerintah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang membutuhkan pembiayaan cukup besar,” jelasnya.

Soroti Pengelolaan Dana Otsus

Selain penurunan kemampuan fiskal, Ferdinandus juga menyoroti pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Trending Now:  Nelayan Matara Siap Mandiri, Kamilus Mahuze Dorong Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Menurutnya, masih terdapat ruang untuk meningkatkan efektivitas penyaluran dan pemanfaatan Dana Otsus agar manfaatnya dapat lebih banyak dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kami juga perlu menyampaikan mengenai pengelolaan Dana Otsus. Jika dianalisis secara lebih mendalam, kami melihat bahwa masih terdapat ruang untuk meningkatkan efektivitas penyaluran dan pemanfaatan dana tersebut agar manfaatnya dapat lebih banyak dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ferdinandus mengatakan, program-program yang bersumber dari Dana Otsus harus dirancang dengan mekanisme yang jelas, mulai dari perencanaan, penentuan sasaran penerima manfaat, pelaksanaan hingga pengawasan.

“Dengan demikian, kita dapat mengetahui secara jelas siapa yang menerima manfaat dan melalui lembaga atau mekanisme apa dana tersebut disalurkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, hal tersebut penting karena tujuan utama Otsus adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua.

Jangan sampai, kata dia, sebagian besar anggaran hanya terserap pada kegiatan administrasi dan kelembagaan, sementara manfaat langsung yang diterima masyarakat masih terbatas.

Trending Now:  Lepas Kontingen Pra PON, Dandim Jayawijaya: Kami Selalu Mendukung Kalian

Karena itu, menurut Ferdinandus, diperlukan pembagian peran yang jelas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Program yang telah ditetapkan pemerintah pusat harus dapat diterjemahkan dan dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah.

“Kami berharap ke depan pengelolaan anggaran, termasuk Dana Otsus, dapat semakin efektif, transparan, tepat sasaran dan berorientasi pada hasil,” katanya.

Dengan demikian, keterbatasan fiskal yang ada tetap dapat dikelola secara optimal untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.

“Pada prinsipnya, pemerintah daerah siap melakukan evaluasi dan perbaikan agar setiap rupiah anggaran yang tersedia dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (***)

You Might Also Like

Evaluasi DOB Papua Selatan, Merauke Fokus pada Penguatan Pembangunan Daerah

APBD 2025 Raih WTP, MRP Minta Rekomendasi BPK Ditindaklanjuti

MRP Papua Selatan Dorong Kejelasan Bantuan Mahasiswa dan Tiga Perdasus Prioritas

Sekda Papua Selatan: Efisiensi Anggaran Berdampak pada Kinerja Pemerintah Daerah

Tiffa News 11/08/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article APBD 2025 Raih WTP, MRP Minta Rekomendasi BPK Ditindaklanjuti
Next Article Evaluasi DOB Papua Selatan, Merauke Fokus pada Penguatan Pembangunan Daerah
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Apolo Safanpo Minta Lakukan Kajian Perluasan Pelabuhan Yos Sudarso dan Depo Peti Kemas

By Tiffa News 4 days ago
Komisi XIII DPR RI dan Kanwil KemenHAM Papua Barat Perkuat Implementasi P5HAM di Kota Sorong
Pemprov Papua Selatan Gandeng Akademi Yaleka Maro dan Politeknik Yasanto Kembangkan SDM
Mahasiswa Tuntut Pemkab Tolikara Bangun Asrama di Merauke
Gubernur Papua Selatan Usulkan Garbarata Mopah, Perluasan Pelabuhan hingga Bus Merauke–Tanah Merah

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?