TIFFANEWS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan yang diwakili Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik, Heder Ali Fidmatan, S.Sos., menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan pengajian rutin yang diselenggarakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Tanah Miring di pelataran Masjid Darussalam, Kampung Yasa Mulya, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, Kepala Distrik Tanah Miring, para kepala kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta masyarakat dari berbagai kampung di Distrik Tanah Miring.
Dalam sambutannya, Heder Ali Fidmatan menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Papua Selatan yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda pemerintahan di luar daerah pada waktu yang bersamaan.
“Kegiatan santunan anak yatim seperti ini merupakan bentuk kasih sayang kita kepada anak-anak yatim dan piatu yang telah ditinggalkan oleh ayah maupun ibu mereka,” ujar Ali.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendukung agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ke depan cakupannya diperluas, tidak hanya bagi anak yatim piatu, tetapi juga menyentuh kelompok masyarakat lain yang membutuhkan, seperti para lansia dan janda.
“Di akhir sambutan ini saya ingin mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua MWC NU Tanah Miring, Sukaji, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan atas bantuan sembako yang diberikan untuk anak-anak yatim piatu.
“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan, khususnya kepada Bapak Gubernur Papua Selatan, atas bantuan 100 paket sembako yang telah diberikan kepada kami untuk disalurkan kepada anak-anak yatim piatu,” ujar Sukaji.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. (***)




