TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Komisi II Soroti PR Besar Papua Selatan: Batas Wilayah, ASN hingga Fiskal
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Komisi II Soroti PR Besar Papua Selatan: Batas Wilayah, ASN hingga Fiskal
BERITAPPS

Komisi II Soroti PR Besar Papua Selatan: Batas Wilayah, ASN hingga Fiskal

Last updated: 12/08/2026 - 12:16
By Tiffa News
Share
Evaluasi pelaksanaan pembangunan Provinsi Papua Selatan yang dihadiri anggota Komisi II DPR RI, Indra Jaya dan Direktur Penataan Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri Sumule Tumbo di Merauke, Selasa (11/8/2026).
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Komisi II DPR RI menegaskan evaluasi tiga tahun Provinsi Papua Selatan dilakukan untuk memastikan tujuan pembentukan daerah otonomi baru (DOB), khususnya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan, benar-benar tercapai.

Anggota Komisi II DPR RI, Indrajaya, dalam pemaparannya menjelaskan, setelah melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Papua Selatan, pihaknya perlu mengumpulkan data secara menyeluruh dari pemerintah provinsi dan empat kabupaten cakupan untuk kemudian dilaporkan kepada pemerintah pusat dan Presiden.

Evaluasi tersebut mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan yang mengatur pembinaan dan fasilitasi pemerintah pusat terhadap provinsi baru selama tiga tahun sejak peresmian.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya melihat apakah pemerintahan baru telah terbentuk, tetapi juga mengukur apakah tujuan awal pemekaran, terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan, telah mulai tercapai.

“Pada saat ini kita ingin mengumpulkan data semua, jadi provinsi dan kabupatennya, agar hasil data ini bisa kita laporkan ke Presiden,” ujarnya.

Dalam evaluasi tersebut, terdapat sejumlah aspek dan parameter yang menjadi perhatian. Pertama, pelaksanaan penegasan batas wilayah antara Provinsi Papua Selatan dengan provinsi maupun kabupaten yang berbatasan langsung, termasuk wilayah Papua Pegunungan dan daerah lainnya.

Trending Now:  Sesalkan APBD Sering Habis di Kota, Apolo-Paskalis Janjikan Anggaran Pembangunan Kampung

Penegasan batas dinilai penting untuk memberikan kepastian administrasi pemerintahan sekaligus memperjelas kewenangan masing-masing daerah.Kedua, penyusunan rencana tata ruang wilayah darat dan laut.

Ketiga, penyusunan dan pelaksanaan APBD sebagai instrumen utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Keempat, pembentukan perangkat daerah. Pemerintah daerah diminta memastikan perangkat daerah yang dibentuk telah definitif dan mampu menjalankan tugas sesuai kebutuhan masyarakat.

Kelima, pemenuhan dan penataan aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung jalannya pemerintahan di provinsi baru. Keenam, pembentukan dan pengisian keanggotaan DPR Papua Selatan yang menjadi bagian dari kelengkapan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ketujuh, pelaksanaan pembentukan daerah serta penyelesaian berbagai persoalan yang masih muncul dalam hubungan pemerintahan antara provinsi dan kabupaten.Kedelapan, penyerahan dan pengelolaan aset sebagai bagian dari proses transisi dari daerah induk ke provinsi baru.

Kesembilan, pembangunan serta penyediaan sarana dan prasarana wilayah yang menjadi kebutuhan dasar dalam mendukung pelayanan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Komisi II juga menyoroti masih adanya sejumlah jabatan atau perangkat daerah yang belum sepenuhnya terisi.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan diminta segera menghitung kebutuhan sumber daya manusia dan memastikan jabatan-jabatan yang masih kosong dapat diisi sesuai ketentuan.

Trending Now:  NFA Laksanakan Gelar Pangan Nusantara 2022

Menurutnya, kelengkapan perangkat daerah tidak hanya berkaitan dengan struktur birokrasi, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Pembentukan perangkat daerah diharapkan dapat menjawab dan mengakomodir kebutuhan layanan masyarakat,” katanya.

Pemerintah provinsi juga diminta menghitung kebutuhan daerah secara realistis dengan mempertimbangkan usia Papua Selatan yang baru memasuki tiga tahun sebagai daerah otonom baru.

Hal tersebut penting agar struktur pemerintahan yang dibentuk tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi benar-benar efektif dalam menjalankan pelayanan publik dan pembangunan.

Dalam kunjungan lapangan dan pembahasan bersama pemerintah daerah, Komisi II menemukan sejumlah persoalan yang masih berkaitan dengan proses pemekaran.

Persoalan tersebut diharapkan dapat dibahas bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sehingga tidak menghambat penyelenggaraan pemerintahan.

Komisi II mendorong adanya penyamaan persepsi dan penyelesaian masalah secara bersama, terutama menyangkut batas wilayah, pembagian kewenangan, aset, perangkat pemerintahan, serta kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Di dalam pertemuan ini kita bisa sama-sama mencari dan mudah-mudahan masalah terkait dengan daerah ini bisa diselesaikan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, anggota Komisi II DPR RI juga menyampaikan adanya berbagai aspirasi kepala daerah terkait kondisi fiskal dan pembiayaan pemerintahan daerah.

Trending Now:  Pemuda Katolik Kota Jayapura Gelar Mapenta dan KKD

Aspirasi tersebut sebelumnya disampaikan dalam pertemuan bersama asosiasi kepala daerah dan pemerintah pusat, termasuk mengenai kebutuhan pendanaan, transfer ke daerah, serta beban pembiayaan yang dihadapi pemerintah daerah.

Salah satu hal yang disebut menjadi aspirasi kepala daerah adalah pengelolaan sejumlah komponen anggaran yang dinilai masih membebani kemampuan fiskal daerah.

Komisi II menyatakan akan membawa berbagai aspirasi tersebut dalam pembahasan di tingkat pusat.

Menurutnya, dukungan kebijakan pemerintah pusat diperlukan agar daerah otonomi baru seperti Papua Selatan memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menjalankan pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan.

Komisi II DPR RI menilai hasil evaluasi tiga tahun ini akan menjadi bahan penting bagi pemerintah pusat dalam melihat kebutuhan Papua Selatan ke depan.

Data yang dikumpulkan tidak hanya menjadi dokumen evaluasi, tetapi diharapkan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan terkait kelembagaan, pembiayaan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penyelesaian berbagai persoalan yang muncul selama proses pembentukan provinsi baru.

Dengan demikian, evaluasi tiga tahun Papua Selatan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang realistis dan sesuai kondisi lapangan, sehingga tujuan awal pembentukan DOB, yakni pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan percepatan kesejahteraan masyarakat, dapat benar-benar diwujudkan. (JW)

You Might Also Like

Merauke Raih Opini WTP Ke-11 Berturut-turut, Pemkab Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025

Dukung PSN, Ketua Adat Urumb: Program Pemerintah Beri Manfaat Nyata bagi OAP

Tiga Tahun Papua Selatan, Data OPD Jadi Kunci Evaluasi Pembangunan

Evaluasi DOB Papua Selatan, Merauke Fokus pada Penguatan Pembangunan Daerah

Tiffa News 12/08/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dukung PSN, Ketua Adat Urumb: Program Pemerintah Beri Manfaat Nyata bagi OAP
Next Article Merauke Raih Opini WTP Ke-11 Berturut-turut, Pemkab Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Apolo Safanpo Minta Lakukan Kajian Perluasan Pelabuhan Yos Sudarso dan Depo Peti Kemas

By Tiffa News 5 days ago
Mahasiswa Tuntut Pemkab Tolikara Bangun Asrama di Merauke
Gubernur Papua Selatan Usulkan Garbarata Mopah, Perluasan Pelabuhan hingga Bus Merauke–Tanah Merah
Sensus Ekonomi 2026 di Merauke Capai 70 Persen, BPS Petakan Aktivitas Ekonomi Daerah
52 Paskibraka Papua Selatan Siap Kibarkan Merah Putih

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?