TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Sekda Papua Selatan: Efisiensi Anggaran Berdampak pada Kinerja Pemerintah Daerah
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Sekda Papua Selatan: Efisiensi Anggaran Berdampak pada Kinerja Pemerintah Daerah
BERITAPPS

Sekda Papua Selatan: Efisiensi Anggaran Berdampak pada Kinerja Pemerintah Daerah

Last updated: 11/08/2026 - 09:41
By Tiffa News
Share
Hal tersebut disampaikan Ferdinandus di sela-sela evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah pada usia tiga tahun yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi II DPR RI di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan penurunan kemampuan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran memberikan dampak terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Hal tersebut disampaikan Ferdinandus di sela-sela evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah pada usia tiga tahun yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi II DPR RI diwakili Anggota Komisi II dan Banggar DPR RI, Indrajaya, SE., Dapil Papua Selatan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (10/8/2026).

“Kalau kita melihat kondisi saat ini, kemampuan fiskal daerah mengalami penurunan yang cukup signifikan,” tegas Ferdinandus dalam evaluasi tersebut.

Menurutnya, pada saat kemampuan fiskal menurun, kebutuhan pemerintah daerah justru terus meningkat, mulai dari pembayaran gaji dan tunjangan pegawai, kendaraan operasional, hingga berbagai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan lainnya.

Ferdinandus menyebut, penurunan kapasitas fiskal tersebut bahkan berada pada kisaran lebih dari 40 persen. Kondisi ini, kata dia, secara langsung memberikan tekanan terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Di satu sisi, jumlah pegawai dan kebutuhan pelayanan semakin bertambah, sementara di sisi lain kemampuan pembiayaan justru mengalami penurunan,” katanya.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut menjadi semakin kompleks karena wilayah pelayanan Papua Selatan cukup luas. Jarak antara pusat pemerintahan dengan tempat kerja maupun wilayah pelayanan masyarakat juga relatif jauh sehingga membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit.

Trending Now:  Pj Bupati Apolos Bagau Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke- 78 di Sugapa, Intan Jaya

“Kita menghadapi situasi di mana kebutuhan pegawai meningkat, tetapi kemampuan fiskal daerah menurun. Kondisi ini tentu membutuhkan perhatian dan kebijakan yang tepat agar tidak berdampak lebih jauh terhadap pelayanan publik,” ujarnya.

Peningkatan Kapasitas ASN

Di tengah keterbatasan anggaran, Ferdinandus mengatakan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Berbagai upaya dilakukan melalui pelatihan, seminar, pembinaan manajemen, serta kegiatan peningkatan kompetensi lainnya agar ASN tetap memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Selain peningkatan kompetensi ASN, pemerintah daerah juga dituntut tetap menyelesaikan berbagai urusan administrasi pemerintahan, termasuk penyusunan produk hukum dan dokumen-dokumen yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.

Namun, menurut Ferdinandus, keterbatasan kemampuan pembiayaan membuat pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut semakin sulit.

“Ketika kemampuan pembiayaan semakin terbatas, pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut menjadi semakin sulit. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pembayaran tunjangan pegawai dan biaya operasional kantor, pemerintah daerah harus melakukan berbagai penyesuaian dan penghematan,” jelasnya.

Trending Now:  Dandim 1708/BN Gelar Fun Bike Bersama Kapolres Biak Numfor dan Komunitas Sepeda BGC

Transportasi Pegawai Jadi Perhatian

Ferdinandus juga menyoroti tingginya biaya operasional pemerintahan, khususnya kebutuhan transportasi pegawai menuju kawasan pusat pemerintahan.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin terasa karena kawasan pusat pemerintahan berada cukup jauh dari tempat tinggal sebagian besar pegawai sehingga membutuhkan sarana transportasi yang memadai.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah daerah saat ini masih menyewa bus dari pihak DAMRI karena belum memiliki armada transportasi sendiri untuk mengangkut pegawai.

“Karena itu, kami berharap ada dukungan untuk penambahan armada bus pemerintah, khususnya untuk melayani transportasi pegawai menuju dan dari kawasan pusat pemerintahan secara rutin,” ujarnya.

Dukungan tersebut, kata Ferdinandus, diharapkan dapat mengurangi beban operasional pemerintah daerah sekaligus memastikan mobilitas pegawai tetap berjalan sehingga tugas pemerintahan dapat dilaksanakan secara optimal.

Evaluasi tersebut dilakukan Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otsus, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sumule Tumbo, bersama Komisi II DPR RI.

Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan

Selain persoalan fiskal dan operasional pemerintahan, Ferdinandus juga menyoroti kebutuhan penguatan pelayanan kesehatan di Papua Selatan.

Menurutnya, meskipun fasilitas kesehatan telah tersedia di sejumlah wilayah, masih terdapat kebutuhan pelayanan tertentu, termasuk tindakan medis dan operasi yang harus diberikan kepada pasien.

Trending Now:  Romanus Mbaraka Dapat Mandat Jadi Ketua DPW Nasdem Papua Selatan

Karena itu, dukungan terhadap tenaga kesehatan, peralatan medis, serta pembiayaan operasional menjadi sangat penting.

“Pemerintah daerah terus berupaya memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat keterbatasan, terutama dari sisi kemampuan operasional dan ketersediaan sarana pendukung seperti pembangunan rumah sakit provinsi,” katanya.

Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia juga menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Hal tersebut dilakukan melalui penyediaan fasilitas dan dukungan pendidikan bagi anak-anak, baik melalui program khusus maupun pendidikan umum.

“Hal ini perlu menjadi perhatian bersama karena peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi daerah,” ujarnya.

Ferdinandus menambahkan, peningkatan kapasitas guru juga menjadi bagian penting dalam pembangunan pendidikan.

Di sejumlah kabupaten, kata dia, masih terdapat sekolah yang membutuhkan penguatan, baik dari sisi tenaga pendidik, sarana dan prasarana, maupun kualitas proses pembelajaran.

“Karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus terus menjadi perhatian bersama. Keterbatasan fiskal jangan sampai menghambat upaya kita meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan menyiapkan generasi Papua Selatan yang lebih baik,” pungkasnya. (***)

You Might Also Like

Tangkapan Mentah Jadi Produk Bernilai Tambah, Tim Ekspedisi Patriot Gagas Pemberdayaan Ekonomi OAP

Nelson Apresiasi Pekerjaan Gereja, Dinilai Turut Topang Pembangunan Papua Selatan

Kopi Senja, Gubernur Papua Selatan Ajak Jaga Persatuan

Koperasi Inggyash Ghuzi Bangun Kebun Sawit Mandiri di Ulilin, Siapkan 3.755 Hektare

Tiffa News 11/08/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kemendagri Evaluasi Tiga Tahun Penyelenggaraan Pemerintahan DOB Papua Selatan
Next Article MRP Papua Selatan Dorong Kejelasan Bantuan Mahasiswa dan Tiga Perdasus Prioritas
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAHANKAMPPS

1,49 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Apolo Safanpo Minta Pengawasan Rantai Distribusi Diperketat

By Tiffa News 2 days ago
Dua Pelaku 1,4 Juta Rokok Ilegal Tak Diproses sebagai Tersangka, Ini Penjelasan Bea Cukai Merauke
Pangkoarmada RI Musnahkan 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal di Papua Selatan
178 Warga Ikuti Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis, ITB dan RSBP Bawa Misi “Merauke Sehat”
ITB Perkuat Fondasi Layanan Kesehatan Merauke Lewat Diagnostik dan Obat Rasional

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?