TIFFANEWS.CO.ID – Perjalanan atlet muda asal Papua Selatan, Fachry Achmad Karama Ailatat, bersama klub voli bergengsi terus berlanjut. Remaja 17 tahun itu saat ini masih menjalani program latihan intensif bersama tim yang didirikan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Utusan resmi LavAni, Carolus Bolly, memastikan bahwa Fachry masih aktif mengikuti berbagai program pembinaan dan latihan yang disiapkan oleh tim pelatih.
“Fachry masih lanjut dalam program-program latihan,” kata Carolus Bolly saat diwawancarai TIFFANEWS.CO.ID pada Selasa (10/3/2026).
Menurut Carolus, proses pembinaan pemain muda di LavAni memang dilakukan secara bertahap dan terukur. Setiap atlet yang menjalani pembinaan akan terus dipantau perkembangan fisik, teknik, serta mental bertandingnya sebelum akhirnya diberi kesempatan masuk dalam skuad utama.

Carolus pun berharap dalam waktu dekat Fachry dapat menunjukkan perkembangan signifikan sehingga bisa naik ke level berikutnya.
“Semoga dalam tahun ini Fachry sudah bisa masuk tim utama,” ujarnya.
Dirinya menambahkan bahwa seluruh pihak saat ini terus memberikan dukungan dan doa agar putra Papua Selatan tersebut mampu beradaptasi dengan cepat dan memenuhi standar permainan di level profesional.
“Kita doakan saja agar bisa cepat masuk tim utama,” tambah Carolus.
Bagi LavAni, proses pembinaan pemain muda merupakan bagian penting dalam membangun kekuatan tim secara berkelanjutan. Klub yang bermarkas di kawasan Cikeas, Bogor, itu dikenal memiliki sistem pembinaan yang memberi ruang bagi talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Jika mampu menembus tim utama, Fachry berpeluang memperkuat skuad LavAni dalam berbagai kompetisi nasional, termasuk ajang Proliga yang merupakan liga voli tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, kabar perkembangan latihan Fachry menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Papua Selatan. Banyak pihak berharap keberhasilannya kelak dapat membuka jalan bagi atlet-atlet muda dari wilayah timur Indonesia untuk tampil di panggung olahraga nasional.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Fachry Achmad Karama Ailatat, pelajar kelas XII IPA 1 di SMAN 1 Tanah Miring, Merauke, mendapat kesempatan langka bergabung dan menjalani proses pembinaan bersama setelah melalui penjajakan bakat oleh tim klub.
Remaja yang memiliki tinggi badan 190 sentimeter itu dinilai memiliki potensi besar sebagai pemain voli profesional. Ia dikenal memiliki teknik dasar yang kuat, postur ideal, serta semangat latihan tinggi yang dibentuk sejak kecil di lingkungan Asrama Kodam di Merauke.
Perjalanan Fachry menuju dunia voli profesional juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Saat itu, ia bahkan diantar langsung oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, untuk bertemu dengan pemilik klub LavAni yang didirikan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Cikeas, Bogor pada 5 November 2025 lalu.
Kini, beberapa bulan setelah memulai perjalanan tersebut, Fachry masih terus ditempa dalam program latihan intensif. Jika proses ini berjalan sesuai harapan, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat nama putra Merauke itu akan benar-benar muncul dalam daftar pemain utama LavAni dan menjadi kebanggaan baru bagi Papua Selatan di pentas voli Indonesia. (Djo)




