TIFFANEWS.CO.ID,- Group Kompas Gramedia akan memberikan perhatian khusus penyelenggaraan Special Olympics yang digelar di NTT pada Oktober 2026 dan Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2027 di Santiago, Chile.
Hal itu terungkap dalam pertemuan Wakil Pemimpin Umum Kompas, Triagung Kristanto ketika menerima Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOina) Warsito di Kantor Redaksi Kompas di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Audensi itu juga dihadiri jajaran redaksi media Group Kompas Gramedia, Kompas.id, Kompas.com, Kompas TV, Tribunnews, Bolasport, dan Grid.
Triagung Kristanto mengatakan pihaknya akan bersinergi dalam mendukung publikasi Special Olympics di NTT dan Chile, sehingga tidak harus mengirim perwakilan dari setiap media dalam Group Kompas.
Sementara itu, Warsito mengatakan, pihaknya sengaja menemui jajaran redaksi Group Kompas untuk meminta atensi terhadap dua even yang menjadi ajang prestasi olahraga anak-anak istimewa.
“Hal kecil yang amat mudah dilakukan oleh masyarakat bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi Orang Bertalenta Khusus (OBK). Misalnya saja memperlakukan mereka bukan sebagai orang cacat tetapi orang sebagaimana umumnya,” kata Warsito.

Sikap seperti itu, katanya, akan membuat para OBK mendapat kepercayaan diri karena dan tidak lagi merasa sebagai orang yang disisihkan.
Warsito menjelaskan, sampai sekarang orang bertalenta khusus belum mendapatkan perlakuan yang layak. Untuk itu, jelasnya, lewat Special Olympics Indonesia (SOina) berupaya untuk menciptakan kesempatan atau memberi ruang yang aman dan nyaman untuk menunjukkan talenta.
“Kami mempunyai kepengurusan di 30 provinsi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, para pengurus provinsi membentuk kepengurusan hingga tingkat kota dan kabupaten dengan membentuk klub. Lewat ratusan klub yang berdiri di seluruh Indonesia SOina bergerak di tingkat akar rumput untuk menjalankan program olahraga dan non olahraga.
“Memberi kesempatan bagi orang berkebutuhan khusus seperti yang kami lakukan merupakan tugas negara yang mesti secara bersama dilakukan oleh semua pihak,” kata Warsito.
Warsito mengharapkan, media berperan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat. Dengan demikian jutaan orang bertalenta khusus di dunia atau setidaknya 5,2 juta jiwa yang ada di Indonesia akan dapat meningkatkan kehidupan sosialnya.
Dalam waktu dekat akan berlangsung Pekan Special Olympics Indonesia (Pesonas) di Kupang, 13 sampai 18 Oktober 2026, SOina berharap pemberitaan yang luas. Hal itu akan menjadi modal penting bagi partisipasi dalam ajang Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2027 mendatang di Santiago Chile.
Warsito menjelaskan, hal itu merupakan sebuah kerja besar. SOina berencana mengirim delegasi berjumlah sebesar 100 orang yang terdiri dari 63 orang atlit ditambah pelatih dan official. SOWSG merupakan ajang multi cabang olahraga tertinggi bagi para atlit bertalenta khusus dunia yang berlangsung setiap 4 tahun. (*)




