TIFFANEWS.CO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seharusnya menjadi jantung pergerakan intelektual di kampus. Ia bukan sekadar pelaksana kegiatan seremonial, melainkan motor perubahan yang menghidupkan nalar kritis, solidaritas, dan keberpihakan kepada mahasiswa.
Namun realitas di BEM KM Universitas Musamus hari ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah BEM masih berdiri sebagai agent of change, atau justru mulai kehilangan arah geraknya?
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa, Amrullah Aming dan Agustina Igimu, secara terbuka mengangkat persoalan ini sebagai dasar gerakan mereka dalam kontestasi Pemilihan Raya (Pemira) 2026/2027.
Ketika BEM Kehilangan Daya Gerak
Menurut mereka, sejumlah persoalan mendasar tidak lagi bisa diabaikan.
Pertama, melemahnya sinergi antar organisasi mahasiswa (ORMAWA). Relasi yang tidak terbangun secara sistematis bahkan disebut sempat “mati”, menandakan stagnasi koordinasi dan kolaborasi.
Kedua, minimnya ruang pengembangan mahasiswa. Kesempatan untuk berkembang melalui diskusi, kompetisi, dan apresiasi dinilai belum terfasilitasi secara maksimal.
Ketiga, kurangnya transparansi yang berdampak pada menurunnya kepercayaan mahasiswa, terutama dalam pengelolaan keuangan dan komunikasi kebijakan.
Keempat, belum optimalnya fungsi BEM dalam menjalankan perannya di bidang pengabdian, pergerakan, minat bakat, dan kesejahteraan mahasiswa.
“Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka BEM hanya akan menjadi simbol organisasi tanpa substansi gerakan,” tegas Amrullah pada Sabtu (25/4/2025) di Merauke.
Amira Progresif: Dari Kritik ke Solusi
Berangkat dari kondisi tersebut, pasangan Amrullah Aming (Fakultas Hukum) dan Agustina Igimu (Fakultas Teknik) hadir dengan semangat:
“Progresif dalam Transformasi, Agresif dalam Inovasi.”
Mereka mengusung visi untuk mewujudkan BEM KM Universitas Musamus yang ideal dan fungsional dalam meningkatkan kualitas sumber daya mahasiswa.
Visi tersebut diterjemahkan dalam misi konkret, mulai dari membangun ruang diskusi dan apresiasi, memperkuat komunikasi antar ORMAWA, hingga menghadirkan transparansi dalam pengelolaan kegiatan mahasiswa.
Program Nyata: Dari Digitalisasi hingga Reformasi Sistem
Sebagai bentuk keseriusan, Amira Progresif menghadirkan Program Terpadu yang langsung menyasar kebutuhan mahasiswa:
- ED-MASAP (Edukasi Digital Mahasiswa Papua) – penguatan literasi digital dan kesiapan menghadapi era teknologi
- GEMA UNMUS – revitalisasi gerakan diskusi dan kolaborasi lintas ORMAWA
- Pemimpin Muda UNMUS – kaderisasi pemimpin mahasiswa berintegritas
- Program Terpadu Satu Pintu – sistem pelayanan organisasi yang terintegrasi dan efisien
- Kotak Aspirasi Mahasiswa – ruang terbuka bagi aspirasi, kritik, dan gagasan mahasiswa
- Penguatan Transparansi Keuangan – keterbukaan dalam pengelolaan anggaran kegiatan
- Peningkatan Ruang Pengembangan Mahasiswa – fasilitasi kompetisi, pelatihan, dan minat bakat
- Penguatan Sinergi ORMAWA – membangun koordinasi aktif dan berkelanjutan
- Reaktualisasi Fungsi BEM – optimalisasi peran BEM di semua lini mahasiswa
Agustina Igimu menegaskan bahwa seluruh program tersebut bukan sekadar konsep, melainkan arah gerakan nyata.
“Kami ingin BEM menjadi rumah bersama—yang mendengar, melayani, dan bergerak bersama mahasiswa,” ujarnya.
BEM sebagai Rumah Perjuangan
Lebih jauh, pasangan ini menekankan bahwa BEM harus kembali pada esensinya sebagai ruang perjuangan mahasiswa.
BEM, menurut mereka, harus menjadi:
“ruang aman bagi aspirasi”
“wadah berkembangnya potensi”
serta garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan mahasiswa. Bukan hanya aktif pada momentum tertentu, tetapi konsisten dalam setiap langkah.
Momentum Menentukan Arah
Pemira, bagi Amira Progresif, bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum menentukan arah gerakan mahasiswa ke depan.
Mereka mengingatkan bahwa memilih bukan soal kedekatan atau popularitas, tetapi soal gagasan dan keberanian untuk berubah.
“Jika mahasiswa menginginkan BEM yang hidup, gerakan yang nyata, dan kepemimpinan yang bekerja, maka perubahan harus dimulai dari pilihan yang tepat,” tutup Amrullah. (NOEL)




