TIFFANEWS.CO.ID – Bakal calon Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Musamus periode 2026/2027, Agustina Igimu, menyampaikan pernyataan tegas terkait isu kepemimpinan di lingkungan kampus yang dinilai masih dibayangi oleh sekat-sekat tertentu.
Menurut Agustina, kepemimpinan mahasiswa seharusnya bersifat terbuka dan inklusif, tanpa adanya pembatasan berdasarkan latar belakang maupun tekanan dari pihak manapun. Ia menekankan bahwa setiap mahasiswa memiliki hak yang sama untuk berkontribusi dan memimpin.
“Kepemimpinan mahasiswa tidak boleh dibatasi oleh sekat-sekat asal-usul, baik dalam peraturan maupun karena tekanan dari pihak manapun. Sebagai Orang Asli Papua (OAP), saya sangat optimis bahwa kami mampu bersaing dan berkolaborasi dengan siapa saja demi kemajuan bersama di lingkungan kampus,” tegas Agustina.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama menciptakan iklim kampus yang lebih dinamis, terbuka, dan kolaboratif. Partisipasi aktif mahasiswa, menurutnya, menjadi kunci dalam mendorong perubahan yang lebih baik di Universitas Musamus.
Agustina juga mengingatkan pentingnya peran mahasiswa dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan melalui momentum Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA). Ia berharap seluruh mahasiswa dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak demi masa depan kampus yang lebih progresif dan berintegritas.
Sementara itu, bakal calon Presiden Mahasiswa, Amrullah Aming, menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak hanya berhenti pada narasi, tetapi akan diwujudkan melalui kerja nyata yang berpihak pada kepentingan mahasiswa.
“Kami hadir bukan sekadar untuk ikut dalam kontestasi, tetapi untuk membawa perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh mahasiswa. BEM harus kembali menjadi rumah besar perjuangan, tempat aspirasi dihimpun, diperjuangkan, dan diwujudkan secara nyata,” ujar Aming.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan serta komitmen untuk membangun komunikasi terbuka dengan seluruh elemen kampus.
“Melalui PEMIRA ini, kami mengajak seluruh mahasiswa untuk bersatu, meninggalkan sekat-sekat yang memecah, dan bersama-sama membangun BEM KM Universitas Musamus yang lebih kuat, progresif, dan berintegritas,” tutupnya. (NOEL)




