TIFFANEWS.CO.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kabupaten Tolikara Kota Studi Merauke (HMKT) kembali mendorong Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk membangun asrama mahasiswa di Kota Studi Merauke.
Ketua Umum HMKT, Apu Yanengga, menegaskan pembangunan asrama menjadi salah satu aspirasi utama mahasiswa Tolikara yang terus diperjuangkan dari periode kepengurusan sebelumnya hingga saat ini.
Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) HMKT di Merauke, Kamis (6/8/2026).
Menurut Yanengga, keberadaan asrama merupakan kebutuhan mendesak bagi mahasiswa asal Tolikara yang sedang menempuh pendidikan di Merauke.
“Perjuangan pembangunan asrama ini bukan tuntutan baru. Ini merupakan kelanjutan dari perjuangan pengurus-pengurus HMKT sebelumnya,” kata Yanengga.
Ia menjelaskan, selama masa kepengurusannya, HMKT telah menyusun dan menyerahkan proposal pembangunan asrama kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara sebagai bentuk keseriusan mahasiswa dalam memperjuangkan fasilitas pendidikan dan tempat tinggal yang layak.
Proposal tersebut, kata dia, pernah diserahkan secara langsung kepada Penjabat Bupati Tolikara saat itu, Marten. Namun hingga berakhirnya masa jabatan, aspirasi tersebut belum mendapat jawaban.
Memasuki pemerintahan Bupati Tolikara Willem Wandik, HMKT kembali menyerahkan proposal yang sama dengan harapan pembangunan asrama mahasiswa dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Yanengga menegaskan, asrama mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan karakter, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan prestasi akademik, sekaligus wadah mempererat persatuan mahasiswa Tolikara di Kota Studi Merauke.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tolikara dapat mendengar dan menjawab aspirasi mahasiswa,” ujarnya.
Ia menilai pembangunan asrama merupakan kebutuhan yang mendesak sekaligus investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Tolikara.
“Kami percaya pemerintah memiliki komitmen yang sama dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas untuk membangun daerah,” katanya.
Meski demikian, HMKT tetap optimistis dan berkomitmen mengawal aspirasi tersebut hingga mendapat perhatian dan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Menurut Yanengga, pembangunan asrama mahasiswa merupakan salah satu bentuk investasi pemerintah dalam menciptakan generasi muda Tolikara yang unggul, berdaya saing, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa depan.
Melalui Mubes HMKT tahun ini, ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Tolikara, DPRK Tolikara, para senior dan alumni, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung terwujudnya pembangunan asrama mahasiswa Tolikara di Kota Studi Merauke.
“Asrama ini merupakan fasilitas pendidikan yang layak bagi mahasiswa Tolikara di Kota Studi Merauke,” pungkas Apu Yanengga.




