TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: DLH Merauke dan WWF-Indonesia Dorong Peran Strategis Sekolah Adiwiyata Kurangi Sampah Makanan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > DLH Merauke dan WWF-Indonesia Dorong Peran Strategis Sekolah Adiwiyata Kurangi Sampah Makanan
BERITA

DLH Merauke dan WWF-Indonesia Dorong Peran Strategis Sekolah Adiwiyata Kurangi Sampah Makanan

Last updated: 15/09/2026 - 14:18
By Tiffa News
Share
Kegiatan pembinaan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Merauke selama dua hari, pada 14-15 September 2026, yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke dan WWF-Indonesia di SMP YPPK Yoanes 23.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Makanan yang tersisa di piring mungkin terlihat sebagai hal kecil. Namun, jika terjadi berulang kali dan dalam jumlah besar, makanan yang terbuang dapat menjadi persoalan lingkungan.

Sampah makanan menghasilkan gas rumah kaca, termasuk metana, yang memiliki daya pemanasan jauh lebih kuat dibandingkan karbon dioksida (CO₂). Karena itu, membangun kebiasaan untuk lebih bijak dalam mengonsumsi dan mengelola makanan perlu dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk melalui lingkungan sekolah.

Sekolah menjadi salah satu ruang penting untuk membangun kebiasaan tersebut. Melalui lingkungan sekolah, pengetahuan mengenai makanan yang terbuang dapat diperkenalkan, didiskusikan, dan diterjemahkan menjadi tindakan sederhana yang dapat dilakukan siswa maupun seluruh warga sekolah.

Upaya tersebut didorong melalui rangkaian kegiatan pembinaan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Merauke selama dua hari, pada 14-15 September 2026, yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke dan WWF-Indonesia di SMP YPPK Yoanes 23.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong Hari Kesadaran Internasional tentang Susut dan Sisa Pangan yang diperingati setiap 29 September.

Rangkaian kegiatan diawali pada 14 September 2026 dengan penyusunan program kerja tahunan Sekolah Adiwiyata. Selanjutnya, pada 15 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Training of Trainers (ToT) mengenai susut dan sisa pangan.

Trending Now:  Liga Top Skor Papua U-12 Resmi Bergulir

Kolaborasi antara Sekolah Adiwiyata, instansi pemerintah, dan WWF-Indonesia tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah, termasuk sampah makanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi WWF-Indonesia Program Papua dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke melalui Joint Work Plan.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperkuat pemahaman mengenai persoalan sampah makanan, dampaknya terhadap lingkungan, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menguranginya.

Guru sebagai perwakilan Sekolah Adiwiyata tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai isu sampah makanan, tetapi juga dilatih untuk menyampaikan kembali pesan tersebut kepada warga sekolah. Melalui sesi microteaching, peserta berdiskusi dan mengembangkan cara menyampaikan informasi mengenai sampah makanan dengan bahasa yang sederhana, menarik, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi guru dan siswa.

Sebagai tindak lanjut, peserta didorong membawa pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ToT ke sekolah masing-masing melalui berbagai kegiatan edukasi. Pesan mengenai pengurangan sampah makanan juga dapat diteruskan melalui aktivitas sekolah serta dokumentasi pada media sosial resmi sekolah.

Dengan demikian, kampanye pengurangan sampah makanan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat terus bergerak dan menjangkau lebih banyak warga sekolah maupun masyarakat.

Trending Now:  Bupati Intan Jaya Hadiri Pelepasan Siswa SMP YPPK Bilogai dan Bilai, Guru Beri Apresiasi

Melalui peran guru dan warga sekolah sebagai penggerak, pesan mengenai pentingnya mengurangi makanan yang terbuang diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, teman, hingga masyarakat yang lebih luas.

Pendekatan edukasi dan aksi dalam kegiatan ToT menjadi penting karena perubahan perilaku tidak selalu harus dimulai dari pengetahuan yang kompleks. Pesan sederhana yang disampaikan secara konsisten dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan yang lebih baik.

Perwakilan guru Sekolah Adiwiyata SMPN 2 Merauke, Titik Budik Ningsih, menilai guru memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan siswa karena berinteraksi dengan mereka setiap hari.

“Memang betul bahwa guru punya peran yang cukup besar karena setiap hari kami berinteraksi dengan anak-anak. Jadi, bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan contoh dan membiasakan mereka melakukan hal-hal sederhana. Apa yang mereka dapatkan di sekolah juga bisa mereka ceritakan kembali kepada orang tua dan keluarga di rumah,” jelas Titik.

Langkah-langkah sederhana tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Semakin sedikit makanan yang terbuang, semakin sedikit pula sampah yang harus ditangani melalui proses pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan.

Trending Now:  Safari Ramadhan : Berkat Gubernur Apolo Safanpo, Masjid Al-Falah Rawasari Bangun Fasilitas Wudhu dan MCK

Hal tersebut menjadi salah satu tujuan yang ingin didorong melalui kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Merauke.

“Dalam pengelolaan sampah, upaya mengurangi dari sumber tentu menjadi bagian yang penting. Sampah makanan yang berhasil dicegah sejak awal berarti mengurangi jumlah sampah yang nantinya harus dikumpulkan, diangkut, dan diolah. Karena itu, langkah sederhana untuk mencegah makanan terbuang perlu mendapat perhatian, termasuk di lingkungan sekolah, salah satunya melalui aksi edukasi,” ujar Dony, Staff Waste Management WWF-Indonesia Program Papua.

Pada akhirnya, upaya mengurangi sampah, termasuk sampah makanan, merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Apa yang dilakukan di sekolah hari ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk membawa kepedulian terhadap pangan dan lingkungan ke rumah, keluarga, hingga lingkungan sekitarnya.

Pesan tersebut juga dapat terus disebarluaskan melalui kegiatan edukasi dan media sosial yang dimiliki sekolah, sehingga semakin banyak warga sekolah dan masyarakat yang terinspirasi untuk lebih bijak dalam mengonsumsi serta mengelola makanan. (JW)

You Might Also Like

Sambut HUT ke-62 Golkar, Delapan Tim Takraw Rebut Gelar Juara Golkar Cup 2026

Tim 20 Ekspedisi Patriot IPB University Perkuat Kapasitas Guru Distrik Semangga melalui Sekolah Pembelajaran Partisipatif

Pemkab Merauke Matangkan Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Golkar Papua Selatan Lanjutkan Bakti Sosial, Bagikan 300 Paket Sembako

Tiffa News 15/09/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Panitia HUT ke-74 Paroki Santo Michael Bilogai Resmi Dilantik
Next Article Pertanian Modern Dorong Produktivitas Padi di Merauke, Tim Ekspedisi Patriot IPB Dampingi Panen dengan Mekanisasi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Tim 06 IPB University Uji Potensi Padi 9G di Lahan Petani Merauke

By Tiffa News 6 days ago
Meriahkan Festival Kali Maro, Tim Ekspedisi Patriot IPB University Tampilkan Inovasi dan Produk Unggulan
Pemprov Papua Selatan Dorong Program MBG Menjangkau Wilayah 3T
Tim Ekspedisi Patriot IPB dan Dinas Papua Selatan Dorong Pembentukan BPSB
TEP IPB Dampingi Siswa SMK Negeri 4 Merauke Belajar Mekanisasi dan Agribisnis

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?