TIFFANEWS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan mangrove yang berada di kawasan pesisir Pantai Payum, Kabupaten Merauke.
Imbauan tersebut disampaikan Apolo Safanpo saat menghadiri kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove yang digelar Kodaeral XI Merauke di Pantai Payum, Rabu (16/9/2026).
Apolo mengatakan, keberadaan mangrove di pesisir Pantai Payum harus dijaga karena kawasan mangrove tidak banyak ditemukan di Indonesia. Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir dan keberlangsungan keanekaragaman hayati.
“Mangrove yang ada di pesisir Pantai Payum ini harus kita jaga dan lestarikan dengan baik, karena daerah yang memiliki mangrove tidak banyak di Indonesia,” kata Apolo.
Ia menambahkan, keberadaan mangrove juga menjadi bagian penting dari ekosistem Papua yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Orang bijak mengatakan bahwa alam lingkungan ini bukan warisan dari kita, tetapi merupakan titipan dari anak-anak kita dan cucu kita di masa yang akan datang,” ujarnya.
“Oleh karenanya, kita harus menjaga dan melestarikannya dengan baik demi keberlangsungan keanekaragaman hayati dan biota yang ada di pesisir,” sambungnya.
Apolo menyebut, kegiatan penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.
Atas nama Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan, Apolo menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI kepada seluruh jajaran TNI di Indonesia, khususnya yang bertugas di Provinsi Papua Selatan.
Ia juga mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove tersebut. Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir dari abrasi serta berbagai dampak negatif terhadap lingkungan.
Sementara itu, Komandan Kodaeral XI Merauke Laksamana TNI Joko Andriyanto mengatakan, sekitar 1.000 pohon mangrove ditanam di kawasan Pantai Payum.
“Pada Selasa (15/9/2026) kemarin kami tanam sebelah kiri pantai, sekarang kita laksanakan di sebelah kanan,” kata Joko.
Ia berharap pohon mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga nantinya mampu memperkuat ekosistem pesisir Pantai Payum.
Menurutnya, keberadaan mangrove yang terjaga juga dapat mendukung kehidupan berbagai biota laut, seperti kepiting, yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Seandainya pohon mangrove yang ditanam tumbuh dengan baik, tentunya bakal banyak menambah hewan seperti kepiting dan lainnya. Ini juga bisa menjadi sumber pemasukan dan menambah ekonomi warga Pantai Payum,” pungkasnya. (***)




