TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Pemprov Papua Selatan Ikut Jemput Kepulangan 13 Nelayan Merauke yang Dideportasi dari Australia
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Pemprov Papua Selatan Ikut Jemput Kepulangan 13 Nelayan Merauke yang Dideportasi dari Australia
BERITAPPS

Pemprov Papua Selatan Ikut Jemput Kepulangan 13 Nelayan Merauke yang Dideportasi dari Australia

Last updated: 17/07/2024 - 00:36
By Tiffa News
Share
Pj. Sekda Provinsi Papua Selatan, Maddaremmeng. (Foto: tiffanews.co.id/ist)
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan, melalui Biro Pemerintahan Otonomi Khusus (Otsus) dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), turut serta menyaksikan kepulangan 13 dari total 15 nelayan asal Merauke yang telah dideportasi dari Darwin, Australia. Kedatangan mereka ke Tanah Air dilakukan melalui Bandar Udara Denpasar, Bali, dalam rentang waktu 6 hingga 15 Juli 2024.

Pemprov Papua Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Merauke dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Selatan mengunjungi nelayan-nelayan tersebut yang saat ini ditempatkan di penampungan pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Benoa, Jalan Pelabuhan Umum Benoa, Denpasar, Bali.

Di antara mereka, 13 nelayan, termasuk 2 kapten kapal, KM Nurlela dan KM Putra Ikhsan, serta 11 Anak Buah Kapal (ABK) lainnya, dalam kondisi sehat. Sementara itu, satu nelayan sedang dalam proses kepulangan menggunakan penerbangan komersial yang dijadwalkan tiba di Denpasar pada 17 Juli 2024.

Trending Now:  Aksi Peduli Lingkungan, BMP Merauke Bersihkan Drainase dan Dorong Kesadaran Masyarakat

Kemudian, seorang nelayan lagi atas nama Janneng berdasarkan informasi dari KJRI di Darwin, belum bisa dideportasi ke tanah air karena sakit sehingga masih perlu pengawasan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Maddaremmeng, menjelaskan bahwa pemerintah hadir dalam situasi sulit seperti kepulangan 15 nelayan yang tertangkap di Australia.

“Seperti kita ketahui bersama, pembiayaan untuk pemulangan nelayan dari Denpasar, Bali ke Merauke sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Merauke. Maka pemerintah provinsi hadir untuk memastikan dan menyaksikan pemulangan nelayan. Supaya masyarakat tahu bahwa Pemkab Merauke dan Pemprov Papua Selatan hadir ketika masyarakat membutuhkan atau kesulitan,” ungkapnya kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Maddaremmeng memberikan pesan kepada nelayan di wilayah cakupan Provinsi Papua Selatan untuk selalu mematuhi batas negara saat berlayar, mengingat adanya konsekuensi serius jika melanggar peraturan lintas batas.

Trending Now:  Festival Noken Day Asmat Ke-3 Digelar 11-13 Desember

“Teman-teman nelayan hati-hati, melihat dan memastikan supaya batas-batas negara itu tidak terlewati karena kalau terjadi hal seperti ini (15 nelayan tertangkap, red) maka yang paling dirugikan adalah masyarakat juga,” tegasnya.

Menurutnya, tanggung jawab atas nelayan yang mengalami masalah di luar negeri juga menjadi perhatian serius Pemerintah.

“Pemerintah Provinsi Papua Selatan menunggu informasi dari Pemerintah Kabupaten Merauke. Misalnya, ada kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Koordinasi, kolaborasi antara Provinsi dan Kabupaten mutlak dilakukan,” jelas Pj Sekda PPS.

Ditanya upaya kebijakan pemerintah pasca 15 nelayan di deportasi dari Australia, Maddaremmeng mengungkapkan, Pemprov Papua Selatan akan berkoordinasi dengan Pemkab Merauke untuk kebaikan nelayan kedepan tetap bisa melaut mencari ikan.

Maddaremmeng juga menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan nelayan di Papua Selatan, termasuk dengan mengedukasi mereka tentang pentingnya kepatuhan terhadap aturan lintas batas.

Trending Now:  Perayaan Ibadah Natal di Papua Aman dan Kondusif

“Pemerintah berupaya mengedukasi teman-teman nelayan supaya bisa lebih taat dengan hal-hal lintas batas. Walau dilaut kondisinya susah, bahkan ada yang terjadi bukan karena keinginan seperti terseret badai. kami mengimbau kepada nelayan supaya memperhatikan dengan teliti/jeli batas negara. Karena kalau tertangkap Otoritas luar negeri akan ditangkap dan kapal ditenggelamkan,” ucapnya. (Ron)

You Might Also Like

Gubernur Sebut Papua Selatan Paling Potensial Terjadi Karhutla, BPHL Diminta Perkuat Pemantauan

Gubernur Papua Selatan Bahas Penguatan Tata Kelola Hutan Bersama BPHL

Tangkapan Mentah Jadi Produk Bernilai Tambah, Tim Ekspedisi Patriot Gagas Pemberdayaan Ekonomi OAP

Nelson Apresiasi Pekerjaan Gereja, Dinilai Turut Topang Pembangunan Papua Selatan

Tiffa News 16/07/2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Rapat Pleno MRPS Tetap Sah Walau 4 Anggota Walk Out, Ketua MRPS Jaga Agar Ranpergub Tidak Tabrak Aturan
Next Article Rapat Pleno MRP Papua Selatan Tetapkan Logo Hasil Sayembara
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAHANKAMPPS

1,49 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Apolo Safanpo Minta Pengawasan Rantai Distribusi Diperketat

By Tiffa News 5 days ago
Dua Pelaku 1,4 Juta Rokok Ilegal Tak Diproses sebagai Tersangka, Ini Penjelasan Bea Cukai Merauke
Pangkoarmada RI Musnahkan 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal di Papua Selatan
Tim Ekspedisi Patriot IPB University Kolaborasi dengan Yonif TP 801 Merauke, Perkuat SDM Unggul di Transmigrasi Salor
Agrinas Sosialisasikan Pengembangan PSN di Boven Digoel, Pemkab Dorong Manfaat bagi Masyarakat

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?