TIFFANEWS.CO.ID – Penguatan layanan kesehatan masyarakat di Papua Selatan terus didorong melalui kolaborasi lintas institusi. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan bersama Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSBP) Merauke dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar rangkaian kegiatan kesehatan bagi masyarakat di RSBP Merauke, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga mengedepankan edukasi dan deteksi dini penyakit. Sejumlah agenda digelar, mulai dari senam lansia, seminar dan penyuluhan diabetes melitus, pemeriksaan laboratorium, pelayanan Medical Check Up (MCU), pelayanan kesehatan gratis hingga pembagian sembako.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahanggiar, MARS, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama terhadap penyakit tidak menular seperti diabetes melitus.
“Tujuannya agar masyarakat semakin mengenal bagaimana menjaga kesehatan yang baik, khususnya penyakit-penyakit degeneratif, dalam hal ini salah satunya adalah diabetes melitus,” ujar Herlina.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan deteksi dini. Apabila ditemukan masyarakat yang terindikasi diabetes melitus maupun penyakit lainnya, mereka akan diberikan edukasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dan mendapatkan pengobatan secara rutin.

“Kalau misalnya ditemukan ada pasien-pasien yang memang terdeteksi diabetes mellitus ataupun penyakit lainnya maka kita akan mengedukasi untuk secara rutin memeriksakan kesehatan dan mendapatkan pengobatan tentunya,” jelasnya.
Masyarakat yang membutuhkan penanganan juga mendapatkan obat sesuai hasil pemeriksaan serta diarahkan untuk melanjutkan pemeriksaan yang lebih lengkap di fasilitas kesehatan.
Namun, kolaborasi tersebut tidak hanya menyasar masyarakat. Sehari sebelumnya, juga dilakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi tenaga kesehatan, khususnya analis kesehatan dan dokter dari sejumlah puskesmas di wilayah Papua Selatan.
Herlina mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik.
“Ini adalah kerja sama yang kami lakukan sebagai awal untuk ke depan bagaimana kita bersama-sama bersinergi dengan lintas sektor, juga institusi dalam hal bagaimana sistem pelayanan kesehatan di Provinsi Papua Selatan,” katanya.

Kerja sama tersebut melibatkan ITB melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kesehatan, BRIN, EHI, Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, RSBP Merauke serta Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan.
Menurut Herlina, sinergi lintas sektor dan institusi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat terus dikembangkan untuk mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan di Papua Selatan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, institusi pendidikan dan lembaga penelitian, upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus kesadaran masyarakat terhadap kesehatan diharapkan dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan. (Djo)




