TIFFANEWS.CO.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil HAM) Papua Barat menggelar kegiatan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia bagi mahasiswa Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Selasa (14/04/2026) di Manokwari.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa lintas program studi, pimpinan kampus, serta jajaran Kanwil HAM Papua Barat.
Mewakili Kepala Kanwil HAM Papua Barat, Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Burhani Hadad, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menegakkan nilai-nilai HAM di tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu bersikap kritis, responsif, dan bertanggung jawab terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemahaman HAM tidak boleh berhenti pada tataran teoritis, tetapi harus diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNCRI, Dr. Henriskus Renjaan, SH., LLM, menyampaikan pentingnya penerapan nilai-nilai HAM di lingkungan kampus sebagai ruang akademik yang menjunjung tinggi kebebasan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap martabat manusia.
Menurutnya, pihak kampus juga telah memiliki regulasi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, mencerminkan antusiasme tinggi para peserta dalam memahami berbagai isu HAM.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin memiliki kesadaran serta peran aktif dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia di berbagai aspek kehidupan.




