TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: HIV/AIDS di Merauke Meningkat, KPA Waspadai Penularan Lewat Prostitusi Online
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > HIV/AIDS di Merauke Meningkat, KPA Waspadai Penularan Lewat Prostitusi Online
BERITA

HIV/AIDS di Merauke Meningkat, KPA Waspadai Penularan Lewat Prostitusi Online

Last updated: 29/05/2026 - 12:05
By Tiffa News
Share
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Komisi Penagulalagan AIDS (KPA) kabupaten Merauke melalui kelompok kerja (Pokja) Litbang, Dr Inge Silvia mengungkapkan jumlah kasus HIV/AIDS sejak tahun 1992 sampai dengan maret 2026 yang tercatat mencapai 3.195 kasus.

Dalam keterangannya, Silvia data tersebut merupakan hasil rekapitulasi yang di himpunan dari seluruh layanan kesehatan di Merauke, mulai dari puskesmas, rumah sakit hingga klinik kesehatan

“Data terakhir sejak tahun 1992 hingga Maret 2026 mencatat sebanyak 1.928 kasus HIV dan 1.267 kasus AIDS, sehingga total keseluruhan mencapai 3.195 kasus di Kabupaten Merauke. Data tersebut belum mencakup laporan bulan April karena masih menunggu rekapitulasi dari sejumlah layanan kesehatan,” ujarnya, Jumat (29/5).

Lebih lanjut, kata Silvia, selama periode Januari hingga Maret 2026 terdapat 39 kasus baru HIV/AIDS. Dari jumlah itu, sebanyak 29 orang masuk kategori HIV stadium awal dan 10 orang sudah berada pada stadium AIDS.

Trending Now:  Freeport Indonesia Bina Pengusaha Muda Papua Melalui Papuan Bridge Program

KPA Merauke menyebut kasus HIV/AIDS masih didominasi kelompok usia produktif, terutama usia 20 hingga 24 tahun. Meski demikian, kelompok usia remaja 15 hingga 19 tahun juga mulai ditemukan kasus positif HIV.

“Kelompok umur masih tetap didominasi usia dewasa muda, 20 sampai 24 tahun. Tetapi usia 15 sampai 19 tahun juga ada, walaupun tidak banyak,” jelasnya.

Bahkan berdasarkan data yang dimiliki KPA, terdapat sekitar 176 kasus positif HIV pada kelompok usia 15-19 tahun di Merauke dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Menurut Inge Silvia, KPA memiliki fungsi utama dalam koordinasi dan pencegahan HIV/AIDS, sementara penanganan pengobatan menjadi ranah Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, KPA juga telah melaksanakan pelatihan Kompas (Komisi Penanggulangan AIDS Tingkat Sekolah) di enam sekolah dengan melibatkan 30 siswa. Program tersebut direncanakan kembali dilaksanakan pada Juni 2026 di enam sekolah lainnya.“Kita juga sudah koordinasi dengan beberapa OPD, swasta, BUMN, dan dunia pendidikan terkait penguatan edukasi HIV/AIDS,” katanya.

Trending Now:  Kampanye Akbar Paslon MARI: Hendrikus Angkat Potensi Lokal dan Satukan Semangat Bersama

KPA Merauke juga berencana berkoordinasi kembali dengan Dinas Pendidikan terkait pengaktifan muatan lokal kesehatan reproduksi, IMS, dan HIV/AIDS yang sebelumnya telah diatur dalam Peraturan Bupati

“Kita akan diskusi lagi dengan Dinas Pendidikan apakah memungkinkan muatan lokal tentang kesehatan reproduksi dan HIV diaktifkan kembali, melihat kasus pelajar dan mahasiswa yang mulai meningkat,” jelasnya.

Selain dunia pendidikan, KPA juga akan menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat, Satpol PP, dan Kominfo dalam upaya pencegahan HIV/AIDS.Salah satu persoalan yang kini menjadi perhatian KPA Merauke adalah maraknya prostitusi online yang diduga turut berkontribusi terhadap penularan HIV/AIDS.

“Kami sudah lama mengetahui persoalan prostitusi online ini dan sudah beberapa kali dibahas bersama pihak terkait. Memang ini masalah yang cukup pelik dan perlu penanganan berkelanjutan,” kata Inge Silvia.

Ia mengaku terdapat sejumlah pasien HIV yang mengaku tertular melalui hubungan seksual yang berkaitan dengan praktik prostitusi online.

Trending Now:  Frits Tobo Wakasu: Hentikan Polemik MRP, Tokoh Papua Diminta Bersatu Bangun Daerah

Karena itu, KPA berencana kembali melakukan pembahasan lebih mendalam bersama Satpol PP dan pihak terkait lainnya.

Inge Silvia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data sekitar 12 hingga 13 tahun terakhir, kelompok ibu rumah tangga justru menjadi penyumbang kasus HIV/AIDS terbesar di Merauke.“Kasus HIV paling banyak itu pada kelompok ibu rumah tangga. Setelah itu kelompok swasta, lalu ada ASN, pelajar, mahasiswa dan juga LSL,” ungkapnya.

Di akhir wawancara, KPA Merauke mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pencegahan HIV/AIDS melalui edukasi dan sosialisasi.“Kita perangi virusnya, bukan orangnya. Mari semua elemen masyarakat bergandengan tangan membantu pencegahan HIV/AIDS,” tutupnya. (JW)

You Might Also Like

Papua Football Academy Gelar Seleksi Pemain U-13 di Merauke

Wagub Paskalis Imadawa Dilantik Jadi Ketua DPD HNSI Papua Selatan

Papua Selatan Dukung BPJS Kesehatan Perluas Cakupan Kepesertaan

Pemprov Papua Selatan Berkomitmen Perkuat Perlindungan Pekerja

Tiffa News 29/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Disdik Papua Selatan Sebut MBS Jadi Wadah Gali Potensi dan Bakat Siswa
Next Article Pospol Pasar Wamanggu Gelar Penyuluhan Kamtibmas, Ajak Pedagang Jaga Keamanan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

MRP Papua Selatan Tegaskan Lima Jabatan OPD Harus Diisi Orang Asli Papua

By Tiffa News 7 days ago
Politisir Legitimasi Kedaulatan Adat Papua
Anggaran Rp43 Miliar Disorot, Kejari Selidiki Pengadaan Barang Program Revitalisasi Unmus
Pemprov Papua Selatan Lepas 145 Mahasiswa Penerima Beasiswa Afirmasi
Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter di Papua-Maluku, Pertalite Tetap Rp10.000

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?