TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Bangun Pos Polisi di Gudang Arang, Bupati Merauke : Jangan Ada Lagi Korban Kekerasan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Bangun Pos Polisi di Gudang Arang, Bupati Merauke : Jangan Ada Lagi Korban Kekerasan
BERITAKAMTIBMAS

Bangun Pos Polisi di Gudang Arang, Bupati Merauke : Jangan Ada Lagi Korban Kekerasan

Last updated: 28/10/2026 - 10:41
By Tiffa News
Share
Peletakan batu pertama pembangunan pos polisi di kawasan Gudang Arang, Kelurahan Kamahedoga, sebagai upaya memperkuat keamanan dan mencegah konflik di Kabupaten Merauke.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Merauke mulai membangun pos polisi di kawasan Gudang Arang, Kelurahan Kamahedoga, Rabu (28/10/2026), sebagai upaya memperkuat keamanan di wilayah yang selama ini kerap dilanda konflik. Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menegaskan, pembangunan tersebut harus menjadi langkah nyata untuk menghentikan kekerasan dan mencegah jatuhnya korban penganiayaan.

Pembangunan pos polisi itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Merauke, yang dihadiri Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, Ketua DPRK Merauke, unsur TNI, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, pembangunan pos polisi merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang menginginkan lingkungan Gudang Arang lebih aman dan tenteram. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki catatan panjang gangguan keamanan, termasuk peristiwa pada 2014 ketika seorang anggota kepolisian meninggal dunia akibat penganiayaan.

Leonardo mengungkapkan, sejak dirinya bertugas di Merauke pada 2013 hingga memasuki dekade 2020-an, kawasan tersebut kerap mendapat sebutan negatif akibat konflik yang berulang.

Trending Now:  KPU Tetapkan Apolo-Paskalis Pasca Putusan MK, Heribertus Silubun: "Kemenangan Rakyat Papua Selatan!"

“Kalau kami datang ke Merauke sejak 2013, bahkan sampai tahun 2020-an, tempat ini sering disebut Jalur Gaza, Somalia, dan sebagainya. Tentunya penyebutan seperti itu tidak seharusnya terjadi,” ujar Leonardo.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, lanjutnya, kepolisian telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pendekatan persuasif, patroli rutin hingga penegakan hukum. Namun, berbagai upaya tersebut belum sepenuhnya menghentikan konflik yang kembali terjadi di kawasan itu.

Leonardo juga menjelaskan bahwa pembangunan pos polisi sempat terkendala persoalan administrasi karena lahan yang digunakan merupakan aset Perum Bulog. Setelah melalui koordinasi, pembangunan akhirnya dapat dimulai.

Ke depan, pos tersebut direncanakan menjadi fasilitas keamanan terpadu yang melibatkan Polri, TNI, Satpol PP, dan masyarakat.

“Pos ini nantinya menjadi tempat berkumpul, bermusyawarah, dan bersinergi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menegaskan bahwa keberadaan pos polisi harus diikuti dengan komitmen bersama untuk mengakhiri konflik dan kekerasan. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di Kelurahan Kamahedoga dan kawasan Gudang Arang.

Trending Now:  KORMI Intan Jaya Sosialisasikan Kegiatan Olahraga Masyarakat, Benyamin Joani : Disesuaikan dengan Kebutuhan

“Saya mengajak kita semua untuk bersumpah dan berjanji menciptakan kondusivitas di daerah ini, terutama di wilayah Kelurahan Kamahedoga, secara khusus Gudang Arang,” ujarnya.

Bupati meminta masyarakat tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan keluar ketika menghadapi persoalan. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan musyawarah agar setiap permasalahan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan korban.

“Jangan sampai kita temukan lagi pasien korban tindak pidana atau penganiayaan di wilayah ini. Jangan lagi, cukup,” tegasnya.

Menurut Bupati, terciptanya keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia berharap pembangunan pos polisi dapat menjadi momentum untuk mengubah situasi keamanan di Gudang Arang menjadi lebih baik.

Di sisi lain, Ketua DPRK Merauke menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan pos polisi yang telah lama menjadi aspirasi masyarakat. Ia menyebut kebutuhan akan fasilitas keamanan tersebut turut disuarakan oleh para ketua RT dan guru yang beraktivitas di sekitar Gudang Arang.

Trending Now:  Pemprov Papua Tengah Bantu Sembako untuk Masyarakat Terdampak Konflik Bersenjata di Intan Jaya

“Puji Tuhan, hari ini aspirasi masyarakat akhirnya terjawab. Bapak Bupati sudah menjawab itu semua. Mewakili masyarakat Kabupaten Merauke, kami menyampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, masyarakat berharap pos polisi segera rampung dan dapat berfungsi secara optimal. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan rasa aman, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari melintasi kawasan Gudang Arang.

Lebih dari sekadar fasilitas keamanan, pos polisi tersebut diharapkan menjadi pusat koordinasi dan komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mencegah konflik serta menyelesaikan persoalan secara damai. Dengan demikian, warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut, baik siang maupun malam. (JW)

You Might Also Like

Dapur APN Bagikan Makan Bergizi Gratis kepada 100 Siswa SD Negeri Persiapan Miri

PIKI Awards Jadi Inspirasi bagi Kader dan Pemuda Gereja di Papua Selatan

83 Siswa dari Tiga Kabupaten Unjuk Bakat dalam Pertandingan Bulu Tangkis di Merauke

Jelang Pelantikan Pengurus Flobamora Papua Selatan Gelombang Penolakan Paskalis Imadawa Semakin Bergelora

Tiffa News 28/10/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dapur APN Bagikan Makan Bergizi Gratis kepada 100 Siswa SD Negeri Persiapan Miri
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Jelang Pelantikan Pengurus Flobamora Papua Selatan Gelombang Penolakan Paskalis Imadawa Semakin Bergelora

By Tiffa News 4 days ago
Tim Ekspedisi Patriot IPB Perkuat SDM melalui Pelatihan Hidroponik di Salor
Yohan Lamis Mahuze Ajak Masyarakat Adat Dukung Pembangunan dan Jaga Kamtibmas di Merauke
TEP 06 IPB University Dorong Kemandirian Petani melalui Pelatihan Budidaya Padi Berkelanjutan
83 Siswa dari Tiga Kabupaten Unjuk Bakat dalam Pertandingan Bulu Tangkis di Merauke

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?