TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Enam Jalan Menuju Perdamaian Menurut Paus Fransiskus
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Enam Jalan Menuju Perdamaian Menurut Paus Fransiskus
BERITAOPINI

Enam Jalan Menuju Perdamaian Menurut Paus Fransiskus

Last updated: 10/01/2024 - 21:03
By bungben
Share
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID,- Pemimpin Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Paus Fransiskus menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya konflik, perpecahan, dan meluasnya “kultur kematian.” Ia menggambarkan keadaan saat ini seperti “Perang Dunia Ketiga yang terjadi sedikit demi sedikit.”

Paus mengatakan hal itu dalam pidatonya di hadapan Korps Diplomatik yang terakreditasi, di Hall of Benedict, Vatikan, Senin (08/01/2024). Hadir dalam acara itu antara lain para Duta Besar Negara ASEAN–Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Kata Paus, adalah tanggung jawab individu dan negara untuk memupuk dan mengupayakan perdamaian. Perdamaian menjadi tema pokok pidatonya tahun ini.

Perdamaian pada dasarnya adalah anugerah dari Tuhan. Karena Dialah yang mewariskan kedamaian-Nya kepada kita. Dan karena, manusia punya kewajiban untuk memelihara dan memupuk perdamaian.

Kata Paus, setidaknya ada enam jalan untuk menciptakan dan memupuk perdamaian. Pertama, menghormati kehidupan. Kedua, menghormati hak-hak asasi manusia. Ketiga, dialog harus menjiwai komunitas internasional.

Trending Now:  Kodim Yahukimo dan Satgas Binmas Noken Bantu Pemupukan Tanaman Padi di Dekai

Keempat, melalui dialog politik dan sosial. Sebab, dialog merupakan dasar bagi hidup berdampingan secara damai dalam komunitas politik moderen saat ini.

Kelima, jalan perdamaian juga harus melalui dialog antaragama. Yang pertama-tama perlunya perlindungan terhadap kebebasan beragama dan penghormatan terhadap kelompok minoritas.

Yang terakhir atau keenam, jalam menuju perdamaian melalui pendidikan, yang merupakan sarana utama untuk investasi masa depan dan generasi muda.

Kultur Kematian

Di bagian awal pidatonya, Paus menyinggung berbagai konflik di berbagai belahan dunia. Perang Gaza dan di Ukraina mendapat sorotan panjang. Dua tahun perang yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina telah mengakibatkan “banyak korban dan kehancuran besar-besaran.”

Kata Paus, cara-cara yang dilakukan Hamas dan Israel, ekstremisme dan terorisme bukanlah cara untuk menyelesaikan perselisihan antar masyarakat. Perselisihan itu hanya akan memperburuk dan menyebabkan penderitaan bagi semua orang.

Trending Now:  Teladani Semangat Kepahlawanan Pongtiku, IKT Merauke Gelar Diskusi Panel Perdana

Karena itu, Paus mendesak dilakukannya gencatan senjata, pembebasan para sandera, dan akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Paus juga menegaskan dukungannya pada “two state solution” juga “status khusus atas Kota Israel yang mendapat jaminan internasional demi terciptanya perdamaian dan keamanan abadi ”

Situasi di Myanmar, Suriah, Lebanon, Sudan dan sejumlah negara Afrika serta ketegangan antar-negara di Amerika Latin, mendapat sorotan. Disinggung pula soal kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.

Menurut Paus penderitaan yang dialami warga Rohingya perlu dihentikan. Ia memohon agar “setiap upaya dilakukan untuk memberikan harapan bagi tanah tersebut dan masa depan yang bermartabat bagi generasi mudanya … dengan tidak mengabaikan keadaan darurat kemanusiaan yang terus dialami oleh warga Rohingya.”

Paus Fransiskus mengecam keras pelanggaran hukum humaniter internasional. Ia menyatakan bahwa pelanggaran berat adalah kejahatan perang yang tidak hanya menuntut identifikasi tetapi juga pencegahan.

Trending Now:  Aksi Demo Telkom Ricuh, Jendral Lapangan Temukan Peluru di Depan Kantor Cabang Merauke

Kata Paus peperangan modern tidak lagi hanya terjadi di medan perang yang jelas. Ia menyesalkan bahwa perbedaan antara tujuan militer dan sipil tidak lagi dihormati, tidak ada konflik yang tidak berakhir dengan cara tertentu; menyerang penduduk sipil tanpa pandang bulu.

Peristiwa di Ukraina dan Gaza adalah bukti nyata akan hal ini.

Pelucutan Senjata

Isu lain yang disinggung Paus adalah soal perlucutan senjata. Paus menekankan perlunya perlucutan senjata, dengan menegaskan bahwa senjata tidak memiliki nilai jera melainkan mendorong penggunaannya.

Kata Paus umat manusia harus berupaya mengatasi akar penyebab konflik.

Tantangan-tantangan di zaman ini melampaui batas-batas negara. Misalnya, krisis pangan, lingkungan hidup, ekonomi, dan layanan kesehatan.

Karena itu, Paus mengulangi usulannya agar dibentuk dana global untuk menghilangkan kelaparan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh planet ini. (*bn)

You Might Also Like

RBPL HIPMI Papua Selatan: UMKM Jadi Isu Utama ke Munas, Rakerda dan Rekrutmen Disiapkan

Rapat Pengurus di Merauke, HIPMI Papua Selatan Dorong Akses Pengusaha Lokal ke Proyek Nasional di Munas

Pemprov Papua Selatan Gelar Rapat Pembentukan Panitia HUT RI dan Paskibraka

Jawab Kebutuhan, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan

TAGGED: Damai menurut paus, Paus Fransiskus, Perdamaian dunia
bungben 10/01/2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article PP ISKA Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Bhakti Asih Semarang
Next Article Rentenir Merajalela, Dana Kampung Jadi Sasaran di Merauke
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAOLAHRAGA

Wamensos Siap Fasilitasi Atlet Disabilitas Intelektual Temui Presiden Prabowo

By bungben 6 days ago
ASN Papua Selatan ‘Kerja dari Rumah’ Tiap Jumat, Bukan Libur! Ini Aturannya
Dana Otsus Kembali ke 12,69 T, Gubernur Papua Selatan: Segera Tentukan Alokasinya
Wagub Papua Selatan Terima Audiens DPR Boven Digoel, Pelantikan Pejabat Dipersoalkan
PT Sinarmas Multifinance Buka Peluang Karir di Merauke, Ini Posisi dan Syaratnya

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?