TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Yefri Edowai Nilai Budaya Lokal Dapat Berkontribusi Bagi Manajemen Kepemimpinan Daerah
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Yefri Edowai Nilai Budaya Lokal Dapat Berkontribusi Bagi Manajemen Kepemimpinan Daerah
BERITA

Yefri Edowai Nilai Budaya Lokal Dapat Berkontribusi Bagi Manajemen Kepemimpinan Daerah

Last updated: 24/09/2023 - 23:51
By Tiffa News
Share
Yefri Edowai, ST, MM, M.Th
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID,-  Intelektual Deiyai-Papua Tengah,  Yefri Edowai, ST, MM, M.Th., mengatakan nilai-nilai baik yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat lokal dapat dipakai dalam manajemen pemerintah daerah agar program itu berhasil dan berdaya guna serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Dia mencontohkan, nilai dou, gai dan ekowai (Melihat, Berpikir dan Bertindak) yang merupakan nilai hidup masyarakat suku Mee Papua Tengah, kini tengah dipraktikan dalam pemerintahan Kabupaten Deiyai yang ternyata membawa pengaruh positif terhadap perkembangan kabupaten Deiyai.

“Pada dasarnya, dalam masyarakat terdapat nilai-nilai yang mengatur kehidupan termasuk mengatur cara kerja kelompok dan para pemimpinnya. Nilai-nilai inilah yang dipakai masyarakat untuk menilai atau pun ikut berpatisipasi dalam program pembangunan,” kata  Yefri Edowai saat ditemui di Jakarta, Senin (18/9).

Yefri Edowai yang juga seorang ASN di Lingkup Pemkab Deiyai ini menjelaskan bahwa nilai budaya Mee seperti Dou, Gay, dan Ekowai kini dipakai oleh pemkab Deiyai sebahgai moto kabupaten.

Trending Now:  Serah Terima Jabatan Kadis PUPR Deiyai, Stefanus Mote Gantikan Yefri Edowai

Hal ini menurutnya, sangat efektif karena  Bupati, ASN , masyarakat, memiliki acuan yang sama, sehingga hal itu menjadi dasar membangun Deiyai.

“Para pimpinan daerah dalam hal ini Bupati, lalu pemimpin lainnya di setiap level dan organisasi sangat memberi perhatian pada moto dou, gai, ekowai ini, sehingga  pembangunan di Deiyai memiliki  satu kesamaan.

Penulis Buku “ Manajemen Keluarga Kristen,”  ini menjelaskan, Dou  yang berarti melihat memiliki arti bahwa seorang pemimpin harus  lebih dahulu melihat kondisi masyarakat, potensi masyarakat dan permasalahan yang dihadapi masyarakat secara menyeluruh.

“Jadi tidak bertindak gegabah dan asal jadi. Harus melihat dulu apa masalahnya baru dipikirkan solusinya. Masalah itu seperti ekonoomi, politik, kemudian budaya dan pembangunannya. Pemimpin harus mengenal daerahnya dan  kondisi kehidupan masyarakatnya terlebih dahulu baru dibuatkan kebijakan. Ya.sekurang-kurangnya pemimpin punya gambaran besar masalah dan potensi masyarakat” Kata Yefri Edowai.

Trending Now:  HUT Kota Merauke ke-121, Warga Kampung Marga Mulya Ramaikan Panggung Hiburan Rakyat

Yefri menjelaskan, melihat bukan sekadar melihat tapi ikut merasakan. Melihat artinya juga terlibat.

“Seorang pemimpin harus ikut merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat atau anggotanya, ia pun merasakan penderitaan masyarakatnya. Ia bersama  bersama masyarakat dalam suka dan duka,”ucapnya.

Setelah melihat, lanjut Yefri, pemimpin kemudian berpikir atau Gai. Gai ini,  kata Jefri, terkait dengan perencanaan yang melingkupi waktu, sumber daya, anggaran dan lain-lain.

Dalam perencanaan dibicarakan fokus perhatian, seperti  infrastukturnya, kesehatan, pendidikan, kemudian kesejahteraan masyarakatnya.

“Gai, itu adalah berpikir. Maksudnya ada sesuatu yang dipikirkan dari tahapan sebelumnya yakni melihat. Berpikir juga memilah untuk menentukan mana yang prioritas. Di sini adalah perencanaan,” ujarnya.

Dalam perencanaan disusunlah priorotas dan fokus kerja secara sistematis dan struktur dan memberikan optimisme rencana bisa dilaksanakan.

Yefri lanjut menjelaskan, setelah  merencanakan berdasarakan, fakta, kondisi real yang ada , selanjutnya adalah bertindak atau ekowai.

“Rencana yang baik, adalah rencana yang diimplementasikan atau dikerjakan. Maka setelah perencanaan adalah bertindak. Banyak dari kita hanya sampai pada rencana-rencana, karena rencana yang dibuat tidak mencantumkan keharusan untuk bertindak. Jadi dengan Ekowai, ada keharusan untuk bertindak,” ujarnya.

Trending Now:  Pemprov Papua Selatan Tindaklanjuti Rencana Pengembangan Perkebunan Sawit

Menurut Yefri, nilai baik dalam budaya Mee seperti Dou, Gai dan Ekowai bisa dipakai dalam manajamen pemerintahan dan akan lebih baik kalau itu didukung oleh nilai-nilai hidup masyarakatnya.

Dia menambahkan, belajar dari manajemen pemerintahan di Deiyai, suksesnya pemerintahan Bupati Ateng Edowai, karena konsisten melaksanakan moto ini.

“Pemimpin harus konsisten dengan moto yang dipilih daerahnya. Jadi bukan sekadar ditulis,” tutupnya. (*che)

 

You Might Also Like

Sucahyo Agung, Staf Ahli Gubernur Papua Selatan, Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cum Laude

BMP Kabupaten Merauke Matangkan Konsolidasi Internal, Perkuat Organisasi hingga Tingkat Bidang

Pemprov Papua Selatan Gelar Pelatihan dan Sertifikasi PBJ bagi ASN OAP

Kunjungi Sejumlah Titik di Boven Digoel, Gubernur Apolo Serahkan Beragam Bantuan

TAGGED: Kingmi Papua Tengah, Moto Kabupaten Deiyai, Nilai hidup suku Mee, Suku Mee, Yefri Edowai
Tiffa News 19/09/2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Harhubnas 2023, Pemprov Papua Selatan Gelar Upacara Tabur Bunga di Sungai Maro
Next Article Sinergitas Pimpinan Daerah, Sisi Lain Kunker Pj Gubernur Papua Selatan ke Asmat dan Mappi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAEKONOMI

Koperasi Inggyash Ghuzi Mulai Bangun Kebun Sawit Plasma Berbasis Masyarakat Adat Secara Mandiri

By Tiffa News 5 days ago
Ketua Koperasi Sebut Kebun Plasma Tingkatkan Kesejahteraan
Pemprov Papua Selatan Perkuat Kepedulian Melalui Santunan Anak Yatim
Mikha Yordan Picasouw Borong Dua Gelar Juara di MACAH Cup 2
Kebun Plasma 3.700 Hektar di Ulilin Siap Dikelola Mandiri, Kim In Lae Tekankan Kerja Keras

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?