TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan meluncurkan aplikasi pajak daerah guna meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu di sela-sela pembukaan lokakarya Penyusunan Roadmap Optimalisasi PAD yang berlangsung di Swiss-Belhotel Merauke, Senin (9/3/2026).
Aplikasi pajak daerah ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan serta optimalisasi PAD secara transparan dan modern melalui sistem digital.
Dalam sambutannya, Sekda Ferdinandus mengatakan bahwa sebagai provinsi baru, Papua Selatan menghadapi tantangan besar dalam membangun fondasi fiskal yang kuat dan berkelanjutan.
“PAD bukan hanya cerminan kemandirian fiskal daerah, tetapi juga menjadi indikator kapasitas pemerintah daerah dalam menyediakan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, lokakarya tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan gagasan, pengalaman, serta komitmen lintas sektor dalam merumuskan arah kebijakan peningkatan PAD yang realistis, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menggali potensi lokal yang ada, memperkuat sistem pemungutan pendapatan daerah, meningkatkan transparansi, serta mendorong partisipasi masyarakat dan dunia usaha.
“Melalui kegiatan ini diharapkan roadmap peningkatan PAD yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan semata, tetapi menjadi kompas pembangunan ekonomi daerah yang mampu menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada di Papua Selatan,” katanya.
Ferdinandus juga mengingatkan seluruh OPD agar serius menindaklanjuti kebijakan peningkatan PAD dengan menyusun regulasi turunan dari peraturan daerah.
Menurutnya, hal tersebut mencakup penyusunan peraturan gubernur serta penguatan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di masing-masing sektor.
Ia menambahkan bahwa berbagai sektor memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah, seperti sektor pertanian, energi dan sumber daya mineral, serta sektor perhubungan yang perlu dioptimalkan melalui pengelolaan yang baik.
“Papua Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Namun potensi tersebut harus dikelola secara serius dan terencana agar benar-benar memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujarnya.
Sekda Ferdinandus juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun Papua Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Lokakarya tersebut diikuti oleh para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan serta Kepala Bapperida dari empat kabupaten di Papua Selatan.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri peserta dari berbagai instansi pemerintah daerah. Narasumber dalam kegiatan tersebut didatangkan dari kementerian terkait. (***)




