TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: ASN Papua Selatan ‘Kerja dari Rumah’ Tiap Jumat, Bukan Libur! Ini Aturannya
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > ASN Papua Selatan ‘Kerja dari Rumah’ Tiap Jumat, Bukan Libur! Ini Aturannya
BERITAPPS

ASN Papua Selatan ‘Kerja dari Rumah’ Tiap Jumat, Bukan Libur! Ini Aturannya

Last updated: 10/04/2026 - 11:10
By Tiffa News
Share
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu saat ditemui wartawan.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai Jumat (10/4/2026). Namun, kebijakan ini ditegaskan bukan berarti hari libur bagi pegawai, melainkan tetap bekerja penuh dari rumah.

Penerapan WFH ini mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang mulai diimplementasikan oleh pemerintah provinsi dan diikuti oleh seluruh kabupaten dalam wilayah Papua Selatan.

Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan kebijakan tersebut berlaku setiap hari Jumat dan akan terus dilaksanakan ke depan.

“Kami Provinsi Papua Selatan mulai melaksanakan WFH hari ini, Jumat, 10 April 2026, dan seterusnya tiap Jumat,” ujarnya kepada pers di Merauke.

Ia menjelaskan, tidak semua ASN menjalankan WFH. Kebijakan ini hanya berlaku bagi staf serta pejabat eselon III dan IV. Sementara pejabat eselon II dan pimpinan tinggi lainnya tetap bekerja dari kantor (Work From Office/WFO).

Trending Now:  Pesawat Asian One PK-LTF Alami Insiden Pecah Ban di Bandara Mozes Kilangin Timika

Selain itu, ASN yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat juga tetap diwajibkan masuk kantor demi menjaga kualitas pelayanan publik.

“Kita tidak memberlakukan sistem shift. Semua mengikuti ketentuan dari Kemendagri,” jelas Ferdinandus.

Meski bekerja dari rumah, para ASN tetap diwajibkan melakukan absensi dan melaporkan kinerja harian. Sistem pengawasan dilakukan melalui koordinasi digital, salah satunya lewat grup WhatsApp.

“WFH itu bekerja dari rumah, bukan libur. ASN tetap dipantau dan wajib melaporkan hasil kerja masing-masing,” tegasnya.

Kebijakan ini, lanjutnya, tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan. Justru diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, termasuk pengurangan perjalanan dinas serta pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Tak hanya di tingkat provinsi, kebijakan WFH juga telah diteruskan kepada empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat, melalui edaran gubernur tertanggal 7 April 2026.

Trending Now:  Berikan Bantuan Pendidikan di Kabupaten Asmat, Pj. Gubernur Papua Selatan Dorong Pendidikan Gratis

Ferdinandus berharap seluruh pemerintah kabupaten dapat mengikuti kebijakan tersebut secara konsisten.

Sebelum WFH diberlakukan, tingkat kehadiran ASN di Papua Selatan tercatat cukup tinggi, yakni di atas 80 persen, meskipun sebagian pegawai harus menempuh perjalanan hingga lebih dari satu jam menuju kantor.

Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap kinerja ASN tetap optimal sekaligus memberikan fleksibilitas kerja yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. (***)

You Might Also Like

Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo Teken Komitmen Nasional Percepatan Eliminasi Kusta

Salurkan Sembako kepada Masyarakat, Ketua Marga Gebze Kampung Urumb Jelaskan Makna PSN

Berawal dari Bantuan Pemerintah, Peternak OAP di Kampung Urumb Kini Produksi 200 Butir Telur per Hari

Tiffa News 10/04/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Merauke Tanam Pisang di Jalan Rusak
Next Article Pemprov Papua Selatan Alokasikan Anggaran BBM untuk ASN
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

GMKI Merauke Desak Investigasi Independen dan Perlindungan Warga Sipil di Papua

By Tiffa News 3 days ago
Serap Aspirasi Warga Sota, Frits Tobo Wakasu Tegaskan Suara Masyarakat Jadi Dasar Pembangunan Daerah
Kolaborasi BBPPMT Yogyakarta dan RKD Coffee Dorong Kopi Muting Tembus Pasar Nasional
Warga Merauke Meriahkan Pawai Piala Dunia 2026, Bupati: Junjung Tinggi Sportivitas
Frits Wakasu Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Perkuat Wawasan NKRI di Perbatasan Sota

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?